MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE POST SOLUTION POSING DALAM KELOMPOK KECIL BERMEDIAKAN ALAT PERAGA DAN LKS MATERI POKOK KELILING DAN LUAS SEGIEMPAT KELAS VIIB SEMESTER 2 SMP NEGERI 5 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2006/2007

Dwi Octorina Wulandari , 4101403531 (2007) MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE POST SOLUTION POSING DALAM KELOMPOK KECIL BERMEDIAKAN ALAT PERAGA DAN LKS MATERI POKOK KELILING DAN LUAS SEGIEMPAT KELAS VIIB SEMESTER 2 SMP NEGERI 5 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2006/2007. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Pelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sulit dan cenderung ditakuti oleh siswa. Siswa di sekolah akan lebih mudah mempelajari sesuatu bila didasari pada apa yang diketahui siswa, karena untuk mempelajari suatu materi matematika yang baru, pengalaman belajar yang lalu dari seseorang akan mempengaruhi terjadinya proses belajar materi matematika tersebut. Minat belajar siswa kelas VIIB SMPN 5 Semarang khususnya materi pokok keliling dan luas segiempat masih dianggap rendah. Hal itu dapat diketahui dari rendahnya nilai ulangan harian, maupun nilai raport yakni rata-rata kurang dari 70. Kondisi tersebut terjadi karena siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal dan pemahaman terhadap materi pokok keliling dan luas segiempat, dalam proses pembelajaran matematika masih sering ditemui adanya kecenderungan guru meminimalkan keterlibatan siswa aktif. Dengan menggunakan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing dalam kelompok kecil menjadi salah satu solusi. Sehingga diharapkan aktivitas dan hasil belajar siswa akan meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi masalah yang menyebabkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi pokok keliling dan luas segiempat masih rendah dan merencanakan tindakan yang harus dilakukan oleh guru yakni menerapkan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing dalam kelompok kecil untuk mengatasi masalah tersebut. Sehingga aktivitas dan hasil belajar siswa dapat meningkat. Metode penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VIIB semester 2 SMPN 5 Semarang tahun pelajaran 2006/2007 yang berjumlah 44 siswa. Hasil penelitian yang dapat penulis sajikan adalah sebagai berikut. Pada siklus I aktivitas belajar siswa mencapai rata-rata 65%. Hasil tes yang dilaksanakan pada siklus I terdapat 31 anak dari 44 anak yang mendapat nilai 7,0 ke atas (70,5%), dan 13 anak mendapatkan nilai di bawah 7,0 (29,5%), dengan nilai rata-rata 7,21. Pada siklus II Aktivitas belajar siswa mencapai rata-rata 87,5%. Pada siklus II siswa memperoleh nilai lebih dari 7,0 sebanyak 38 anak (86,36%) dan yang tidak tuntas belajar 6 anak (13,63%) dengan nilai rata-rata 7,83, dengan demikian ada peningkatan 12,25% dari siklus I. Simpulan dari penelitian tindakan kelas ini adalah bahwa model pembelajaran problem posing tipe post solution posing dalam kelompok kecil dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIIB semester 2 SMPN 5 Semarang tahun pelajaran 2006/2007. Oleh karena itu guru disarankan untuk mengimplementasikan model pembelajaran problem posing tipe post solution posing dalam kelompok kecil pada materi pokok keliling dan luas segiempat serta materi pelajaran matematika yang lain yang sesuai dengan model pembelajaran tersebut.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: model pembelajaran, problem posing
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: dwi perpus unnes
Date Deposited: 27 Apr 2011 20:48
Last Modified: 25 Apr 2015 00:36

Actions (login required)

View Item