KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK SEGIEMPAT

Aprilia Setianingrum, 4101409073 (2013) KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK SEGIEMPAT. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK SEGIEMPAT)
Download (15Mb)

    Abstract

    Tingkat kemampuan berpikir kreatif yang dimiliki oleh setiap peserta didik berbeda-beda. Sehingga diperlukan suatu model pembelajaran inovatif dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan daya kreativitas peserta didik. Penggunaan model pembelajaran Quantum Teaching merupakan model pembelajaran yang berazazkan, “bawalah mereka ke dunia kita, antarkan dunia kita ke dunia mereka.” Dengan kata lain, kita mengajak peserta didik sepenuhnya memusatkan perhatian mereka pada materi yang sedang dipelajari tanpa diikuti rasa tertekan. Quantum Teaching merupakan salah satu upaya alternatif yang dapat memaksimalkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching mencapai KKM individual dan KKM klasikal, mengetahui kemampuan berpikir kreatif peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching lebih efektif dibandingkan model pembelajaran ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Rembang tahun pelajaran 2012/2013. Desain penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada dua kelompok peserta didik yang memiliki kemampuan setara dengan model pembelajaran yang berbeda. Dari enam kelas dipilih sampel secara acak sebagai kelas eksperimen yang diterapkan dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching dan kelas kontrol yang diterapkan model pembelajaran ekspositori. Data hasil penelitian digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar. Rata-rata nilai tes evaluasi kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol dengan rata-rata nilai kelas eksperimen 80,38 dan rata-rata kelas kontrol 72,44. Persentase ketuntasan belajar secara klasikal untuk kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas ekpositori yakni sebesar 87,50% . Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching dapat mencapai ketuntasan belajar. Penggunaan model pembelajaran Quantum Teaching lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori dalam mengukur kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Saran dalam penelitian ini adalah model pembelajaran Quantum Teaching dapat diterapkan untuk materi matematika yang lain dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: keefektifan; kemampuan berpikir kreatif; Quantum Teaching.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: yuniati perpus unnes
    Date Deposited: 16 May 2014 12:29
    Last Modified: 16 May 2014 12:29

    Actions (login required)

    View Item