HUBUNGAN ANTARA KEBISINGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN GRAVITY PT. DUA KELINCI

Aripta Pradana, 6450408013 (2013) HUBUNGAN ANTARA KEBISINGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN GRAVITY PT. DUA KELINCI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (HUBUNGAN ANTARA KEBISINGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN GRAVITY PT. DUA KELINCI)
Download (2872Kb)

    Abstract

    Tempat kerja, terdapat faktor yang mempengaruhi lingkungan kerja seperti faktor fisik, dan berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan kerja. Lingkungan kerja merupakan salah satu sumber utama bahaya potensial kesehatan kerja. Salah satu dari faktor yang terdapat dalam lingkungan kerja adalah kebisingan. Kebisingan dapat menimbulkan dampak, salah satunya bisa menimbulkan stres terhadap seseorang yang terpapar kebisingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kebisingan dengan stres kerja pada pekerja bagian produksi Gravity PT. Dua Kelinci. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja yang ada bpada bagian Gravity PT. Dua Kelinci. Teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive sampling dan menggunakan kriteria yang telah ditentukan sehingga didapatkan jumlah sampel 50 pekerja sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Instrumen dalam penelitian ini adalah pengukuran kebisingan dengan menggunakan Sound Level Meter, dan pengisian kuesioner stres kerja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan α= 0,05). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara kebisingan dengan stres kerja dengan p value (0,000) < α (0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara kebisingan dengan stres kerja pada pekerja bagian Gravity PT. Dua Kelinci dengan p value 0,000. Saran untuk peneliti selanjutnya perlu adanya penelitian lebih lanjut dengan jenis desain penelitian dan variabel yang berbeda, untuk bagian Gravity melakukan monitoring lingkungan kerja (kebisingan) secara rutin, melakukan pengendalian bahaya pada sumber bising dengan cara: perawatan mesin, isolasi, memberikan peredam bunyi, melakukan pengendalian administratif dengan rotasi pekerja, mutasi, penyediaan Ear Plug, pendistribusian Ear Plug secara rutin, dan pemakaian Ear Plug, memberikan pelatihan kepada pekerja dalam mengatasi kebisingan dan stress, kerja di lingkungan kerja, melakukan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan antara 6-12 bulan sekali, memberikan sanksi kepada pekerja yang tidak mengenakan Ear Plug.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Lingkungan Kerja, Kebisingan, Stres Kerja
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: nurellla perpus unnes
    Date Deposited: 31 Oct 2013 11:51
    Last Modified: 31 Oct 2013 11:51

    Actions (login required)

    View Item