Roman La Gloire de Mon Père: Tinjauan dari Sudut Pandang Pemujaan Individu Menurut Émile Durkheim

Atik Rohmawati, 2350407008 (2013) Roman La Gloire de Mon Père: Tinjauan dari Sudut Pandang Pemujaan Individu Menurut Émile Durkheim. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Roman La Gloire de Mon Père: Tinjauan dari Sudut Pandang Pemujaan Individu Menurut Émile Durkheim)
Download (1206Kb)

    Abstract

    Roman La Gloire de Mon Père karya Marcel Pagnol merupakan roman biografi yang menggambarkan kehidupannya ketika ia masih kecil. Roman ini banyak bercerita mengenai kebanggaan Pagnol terhadap ayahnya, Joseph Pagnol. Selain itu, roman ini juga memberi gambaran kehidupan sosial masyarakat Prancis yang termanifestasikan dalam keluarga Pagnol pada abad ke-20. Fokus penelitian ini adalah pemujaan individu, sebuah pendekatan sosiologis dari Emile Durkheim. Penelitian ini bertujuan 1) Mendeskripsikan pemikiran para tokoh dalam roman La Gloire de Mon Père melalui sudut pandang homo duplex, 2) Mendeskripsikan bentuk perwujudan individualisme moral para tokoh yang terdapat dalam roman La Gloire de Mon Père, dan 3) Mendeskripsikan bentuk perwujudan pemujaan individu oleh Marcel Pagnol sebagai tokoh utama terhadap ayahnya, Joseph Pagnol. Korpus data penelitian ini adalah roman La Gloire de Mon Père karya Marcel Pagnol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan, Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis, sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi. Simpulan penelitian ini adalah adanya fakta pemujaan individu melalui tahapan 1) homo duplex yang terepresentasikan dalam masyarakat Prancis secara umum dan keluarga Marcel Pagnol, 2) realitas individualisme moral masyarakat Prancis yang direpresentasikan oleh keluarga Pagnol, tercermin oleh tokoh-tokoh di dalam roman, 3) Dalam pemujaan individu terhadap ayahnya, tokoh Marcel Pagnol menunjukkan sebuah kebanggaan terhadap ayahnya yang berlanjut pada rasa simpati dan kerelaan dalam melakukan sesuatu yang dianggap berguna dan dapat membantu ayahnya sebagai tokoh yang dipujanya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemujaan individu tidak didasari oleh egoisme melainkan oleh perasaan-perasaan simpati yang tercermin dalam hakikat manusia sebagai homo duplex dan adanya individualisme moral dalam masyarakat. Saran yang dapat diberikan dari hasil penelitian ini adalah agar penelitian ini dapat menjadi kerangka acuan dalam memahami hakikat manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, terlebih lagi kaitannya dalam pemujaan individu menurut Emile Durkheim.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: La Gloire de Mon Père, pemujaan individu
    Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
    P Language and Literature > PQ Romance literatures
    Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa Prancis (S1)
    Depositing User: dina perpustakaan
    Date Deposited: 31 Oct 2013 11:51
    Last Modified: 31 Oct 2013 11:51

    Actions (login required)

    View Item