Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Kapasitas Vital Paru Terhadap Kecepatan Renang 1500 meter Gaya Crawl pada Atlet PJP dan PPOP Club Renang Tri Cakti Semesta Semarang Tahun 2007

Danar Pramesti, 6301403090 (2007) Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Kapasitas Vital Paru Terhadap Kecepatan Renang 1500 meter Gaya Crawl pada Atlet PJP dan PPOP Club Renang Tri Cakti Semesta Semarang Tahun 2007. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan penelitian adalah : 1) Apakah ada hubungan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan renang gaya crawl 1500 meter pada atlet PJP dan PPOP club renang Tri Cakti Semesta Semarang tahun 2007?, 2) Apakah ada hubungan kapasitas vital paru dengan kecepatan renang gaya crawl 1500 meter pada atlet PJP dan PPOP club renang Tri Cakti semesta Semarang tahun 2007?, dan 3) Apakah ada hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kapasitas vital paru dengan kecepatan renang gaya crawl 1500 meter pada atlet PJP dan PPOP club renang Tri Cakti Semesta Semarang tahun 2007?. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai dan kapasitas vital paru dengan kecepatan renang gaya crawl 1500 meter pada atlet PJP dan PPOP club renang Tri Cakti Semesta Semarang tahun 2007. Populasi dalam penelitian ini 80 atlet dengan jumlah 42 atlet putra dan 38 atlet putri club renang Tri Cakti Semesta Semarang tahun 2007. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan sampel atas dasar pertimbangan tertentu, yaitu seluruh atlet club renang Tri Cakti Semesta Semarang 2007 yang masuk dalam daftar atlet Program Jangka Panjang dan Pusat Pelatihan Olahraga Prestasi yang berjenis kelamin laki – laki berjumlah 8 atlet sebagai sampel penelitian. Variabel penelitian ini meliputi variabel kekuatan otot tungkai dan kapasitas vital paru sebagai variabel bebas serta kecepatan renang 1500 meter gaya crawl sebagai variabel terikat. Metode pengumpulan data menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Data dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana maupun ganda. Hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (r1y) sebesar 0,8611 > rtabel =0,707, yang berarti ada hubungan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan renang 1500 meter gaya crawl. Koefisien korelasi (r2y) sebesar 0,746 > rtabel =0,707, yang berarti ada hubungan kapasitas vital paru dengan kecepatan renang 1500 meter gaya crawl. Koefisien korelasi (r12y) sebesar 0,885. Keberartian Koefisien korelasi ganda tersebut diuji dengan uji F, hasil perhitungan diperoleh Fhitung = 9,044 dengan probabilitas 0,022 < 0.05, yang berarti ada hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kapasitas vital paru dengan kecepatan renang 1500 meter gaya crawl. Secara bersama-sama sumbangan kekuatan otot tungkai dan kapasitas vital paru terhadap kecepatan renang 1500 meter gaya crawl sebesar 78,3% dengan sumbangan efektif kekuatan otot tungkai 56,9% sedangkan kapasitas vital paru 21,4%. Berdasarkan hasil penelitian penulis memberikan saran : 1) Hal utama yang harus dilakukan oleh para perenang agar memiliki kecepatan renang gaya crawl yang baik adalah dengan meningkatkan teknik-teknik dasar renang seiring dengan peningkatan kekuatan otot tungkainya. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kekuatan ledak otot tungkai adalah dengan weight training, circuit training, interval training, maupun bentuk latihan yang lain secara terprogram dan terencana dengan pembebanan terus meningkat, dan 2) Selain memperhatikan kekuatan otot tungkai, upaya meningkatkan kapasitas vital paru juga perlu dilakukan sebab energi yang besar yang diperlukan oleh tungkai maupun organ tubuh yang lain saat melakukan renang gaya crawl memerlukan proses metabolisme makanan yang memanfaatkan oksigen yang besar.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 25 Apr 2011 01:27
Last Modified: 25 Apr 2015 00:33

Actions (login required)

View Item