PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN UNSUR CERITA RAKYAT MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 PEKUNCEN KECAMATAN JATILAWANG

Aji Sularso, 1401409329 (2013) PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN UNSUR CERITA RAKYAT MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 PEKUNCEN KECAMATAN JATILAWANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN UNSUR CERITA RAKYAT MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 PEKUNCEN KECAMATAN JATILAWANG)
Download (1882Kb)

    Abstract

    Kualitas pembelajaran unsur cerita rakyat kelas V SD Negeri 3 Pekuncen Kecamatan Jatilawang pada tahun pelajaran 2012/2013 masih rendah. Hal tersebut disebabkan peserta didik cenderung pasif dalam pembelajaran. Dalam proses pembelajaran guru lebih mendominasi dengan metode ceramah. Peserta didik cenderung bosan dan lebih banyak duduk diam pada saat proses pembelajaran. Untuk menyelesaikan masalah tersebut yakni dengan mengganti pendekatan pembelajaran. Guru perlu menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih menitikberatkan pada keaktifan peserta didik. Untuk dapat mengidentifikasi unsur cerita rakyat dengan baik, maka proses pembelajaran perlu mengaitkan dengan kehidupan sekitar peserta didik. Apabila hal tersebut dilakukan maka akan membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan, serta bermakna. Dengan keadaan tersebut, maka peneliti menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran unsur cerita rakyat di SD Negeri 3 Pekuncen Kecamatan Jatilawang Banyumas Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas V SD Negeri 3 Pekuncen Kecamatan Jatilawang tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 21 orang. Penelitian dilaksanakan dua siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar pengamatan performansi guru, aktivitas saat pembelajaran berlangsung, serta hasil belajar peserta didik. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu skor performansi guru minimal B (71), persentase keaktifan peserta didik minimal 75%, dan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik minimal 70, dengan persentase ketuntasan minimal 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I nilai performansi guru 92,33 (A). Persentase keaktifan peserta didik sebesar 59,18%, dan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik 69,88 dengan ketuntasan belajar klasikal 57,14%. Pada siklus II nilai performansi guru 96,40 (A), persentase keaktifan peserta didik sebesar 79,93%. Rata-rata nilai hasil belajar peserta didik 86,10 dengan ketuntasan belajar klasikal 100%. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pada siklus II. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diambil simpulan bahwa pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru hendaknya selalu berusaha melakukan inovasi untuk memilih pendekatan pembelajaran yang akan digunakan. Bagi peserta didik disarankan aktif mengikuti proses pembelajaran agar tercipta suasana kelas yang hidup. Sekolah hendaknya memberikan kesempatan kepada guru agar dapat berinovasi dan berkreativitas dalam kegiatan pembelajaran.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: pembelajaran, pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), kualitas pembelajaran.
    Subjects: L Education > LG Individual institutions (Asia. Africa)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: radiya upt perpust
    Date Deposited: 22 May 2014 07:01
    Last Modified: 22 May 2014 07:01

    Actions (login required)

    View Item