ANALISIS PANAS PADA KNALPOT BERBASIS SPONGE STEEL

:Deftya Denny Meriyanto, 5201408004 (2013) ANALISIS PANAS PADA KNALPOT BERBASIS SPONGE STEEL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (ANALISIS PANAS PADA KNALPOT BERBASIS SPONGE STEEL)
Download (1202Kb)

    Abstract

    Sponge steel merupakan alat rumah tangga yang digunakan untuk mencuci peralatan dapur yang terdapat kerak. Alat ini banyak terdapat dipasaran dan memiliki harga yang murah. Sponge steel ini terbuat dari bahan stainless steel. Sponge steel ini digunakan sebagai penggati katalitik konverter. Membaranya sponge steel di dalam knalpot tentu meningkatkan suhu atau temperatur panas knalpot. Suhu panas yang terjadi di dalam knalpot dapat mempengaruhi panas gas buang yang akan dikeluarkan knlapot. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui karakteristik panas sponge steel pada knalpot berbasis sponge steel, 2) Mengetahui panas gas buang pada knalpot berbasis sponge steel, 3) Mengetahui panas body knalpot berbasis sponge steel. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Laboratorium Otomotif Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang. Pengumpulan data penelitian ditabulasikan ke dalam tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: panas sponge steel mencapai rata-rata panas 545 oC pada putaran 7000 rpm, panas tersebut melebihi panas dalam knalpot standart Suzuki Sky Drive 125 yang mencapai rata-rata panas 250 oC pada putaran mesin yang sama. Panas gas buang yang dikeluarkan knalpot berbasis sponge steel ini cenderung lebih dingin dari knalpot standart, hal ini dikarenakan terdapatnya ruang mixer di dalam knalpot berbasis sponge steel yang dapat menurunkan tekanan gas buang. Panas body knalpot berbasis sponge steel memiliki nilai panas yang lebih rendah dari knalpot standard karena knalpot berbasis sponge steel telah dilapisi dengan asbes. Asbes digunakan karena sebagai isolator panas agar panas dalam knalpot tidak keluar sehingga sponge steel yang berada di dalam knalpot dapat membara sempurna. Efek yang ditimbulkan dari penggunaan asbes adalah waktu pendinginan knalpot relatif lebih lama. Saran yang dapat dikemukakan penulis antara lain 1) Untuk mengkondisikan panas gas buang perlu adanya penambahan ruang mixer dan pipa-pipa mixer agar panas gas buang yang akan keluar ke lingkungan semakin rendah, 2) Perlu adanya pengembangan lanjutan pada knalpot berbasis sponge steel agar panas di dalam knalpot tidak dapat merambat keluar (terisolasi) tanpa menggunakan lapisan asbes

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Panas, Knalpot, Sponge Steel.
    Subjects: L Education > L Education (General)
    T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Mesin, S1
    Depositing User: bukhomirah perpus unnes
    Date Deposited: 22 May 2014 08:08
    Last Modified: 22 May 2014 08:08

    Actions (login required)

    View Item