PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJATERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII

Puji Handayani , 4101409065 (2013) PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJATERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII. Under Graduates thesis, Unnes.

[img]
Preview
PDF (PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN ASESMEN KINERJATERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII)
Download (5Mb)

    Abstract

    Pembelajaran matematika yang berpusat pada guru menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran yang dapat menciptakan lingkungan dimana siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Alternatif model yang dapat digunakan adalah pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerjayang mengarahkan siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja tuntas: (2) mengetahui pembelajaran berbasis masalah tuntas; (3) mengetahui terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja, melalui pembelajaran berbasis masalah, dan melalui pembelajaran ekspositori; (4) mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah; dan (5) mengetahuikemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP N 2 Subah tahun pelajaran 2012/2013. Sampel dalam penelitian ini diambil secara clusterrandom sampling.Terpilih siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen 1, siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 2, dan siswa kelas VIII D sebagai kelas kontrol.Data diperoleh dengan metode tes dan data dianalisis dengan menggunakan uji proporsi dan Anova. Simpulan yang diperoleh adalah:(1) pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja tuntas; (2) pembelajaran berbasis masalah tuntas; (3) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja, melalui pembelajaran berbasis masalah, dan melalui pembelajaran ekspositori; (4) kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja lebih baik daripada melalui pembelajaran berbasis masalah; dan (5) kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada melalui pembelajaran ekspositori. Saran yang diberikan adalah dalam melaksanakan proses pembelajaran berbasis masalah dengan asesmen kinerja guru harus lebih memotivasi siswa untuk aktif sehingga terjalin komunikasi yang baik antar siswa maupun guru dengan siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: pembelajaran berbasis masalah; asesmen kinerja; pemecahan masalah.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 23 Oct 2013 07:20
    Last Modified: 23 Oct 2013 07:20

    Actions (login required)

    View Item