PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN POHON MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Sri Hesti Wahyuningsih , 4101406042 (2012) PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN POHON MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. Under Graduates thesis, Unnes.
![]() Preview |
PDF (PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN POHON MATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA)
Download (5MB) | Preview |
Abstract
Tantangan era globalisasi tidak cukup mengandalkan kemampuan kognitif namun diperlukan kreativitas. Pembelajaran berbasis masalah atau PBL merupakan model pembelajaran yang menekankan pemberian masalah sehingga dapat mengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah dan keterampilan intelektual. Pohon Matematika yang digunakan dalam penelitian ini menerapkan konsep berpikir divergen sehingga mendorong peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan mengetahui pengaruh PBL berbantuan Pohon Matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif matematik sehingga menelaah (1) perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik antara peserta didik yang menerima PBL berbantuan media pembelajaran Pohon Matematika dengan yang menerima pembelajaran ekspositori, (2) peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik yang menerima PBL berbantuan Pohon Matematika apakah lebih baik dibandingkan yang menerima pembelajaran ekspositori, (3) ketuntasan belajar (individual dan klasikal) dari kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik berdasarkan KKM, (4) sikap peserta didik terhadap PBL berbantuan Pohon Matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Tarub Tahun Ajaran 2011/2012 yang berlokasi di Bulakwaru, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Pemilihan sampel menggunakan random sampling sehingga terpilih satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh PBL berbantuan media pembelajaran Pohon Matematika, sedangkan kelas kontrol memperoleh pembelajaran ekspositori. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematik peserta didik kelas eksperimen di awal dan akhir pembelajaran berturut-turut 51,8056 dan 70,2778, sedangkan kelas kontrol berturut-turut 47,9885 dan 61,6379. Analisis hipotesis pertama menunjukkan ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik antara kelas eksperimen dan kontrol setelah diterapkan PBL berbantuan Pohon Matematika, serta ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematik sebelum dan setelah diterapkan PBL berbantuan Pohon Matematika di kelas eksperimen. Analisis hipotesis kedua menghasilkan
Item Type: | Thesis (Under Graduates) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | pembelajaran berbasis masalah, PBL, Pohon Matematika, kemampuan berpikir kreatif matematik |
Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools Q Science > QA Mathematics |
Fakultas: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1 |
Depositing User: | Hapsoro Adi Perpus |
Date Deposited: | 10 Oct 2013 09:28 |
Last Modified: | 10 Oct 2013 09:28 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/17435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |