IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III D SMP 2 PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN II


U S M A N T O , 4101906156 (2007) IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III D SMP 2 PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN II. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III D SMP 2 PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN II] PDF (IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III D SMP 2 PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN II) - Published Version
Download (1MB)

Abstract

Berdasarkan pengamatan tahun sebelumnya, ternyata hasil belajar siswa pada Pokok Bahasan Lingkaran II kurang memuaskan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah implementasi model pembelajaran Problem Posing tipe Pre-Solution Posing pada Pokok Bahasan Lingkaran II dapat meningkatkan prestasi belajar siswa? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan belajar siswa kelas IIID SMP 2 Petarukan pada Pokok Bahasan Lingkaran II. Selanjutnya penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa, guru dan sekolah. Subyek penelitian adalah siswa kelas IIID SMP 2 Petarukan tahun pelajaran 2006/2007, dengan jumlah siswa 44 orang, terdiri dari 22 siswa putra, dan 22 siswa putri. Prosedur penelitian tindakan kelas ini ditempuh dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Langkah – langkah setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Cara pengambilan data dalam penelitian dengan mengumpulkan nilai tes dan hasil observasi. Sebagai tolok ukur keberhasilan dalam penelitian ini adalah apabila hasil belajar matematika siswa meningkat pada pokok bahasan lingkaran II mencapai nilai rata-rata minimal 6,75% dan secara klasikal siswa yang memperoleh nilai 6,75 sebanyak 80%. Hasil observasi selama penelitian menunjukkan adanya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil tes siklus I, II, dan III, presentase secara klasikal siswa yang memperoleh nilai minimal 6,75 menunjukkan adanya peningkatan siklus I nilai rata – rata kelas 6,55, siswa yang memperoleh nilai ≥6,75 sebanyak 27 dengan persentase belajar secara klasikal 61,4%. Pada siklus II nilai rata – rata 7,02, siswa yang memperoleh nilai ≥6,75 sebanyak 34 dengan presentase hasil belajar secara klasikal 77,3%. Pada siklus III nilai rata – rata 7,18, siswa yang memperoleh nilai ≥6,75 sebanyak 38 dengan presentase hasil belajar secara klasikal 86,4%. Simpulan yang dapat diambil setelah melakukan penelitian adalah implementasi Model Pembelajaran Problem Posing tipe Pre-Solution Posing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada Pokok Bahasan Lingkaran II. Bagi guru disarankan untuk menggunakan model pembelajaran Probelm Posing tipe Pre-Solution Posing pada Pokok Bahasan Lingkaran II agar prestasi belajar siswa meningkat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: model pembelajaran problem posing
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 21 Apr 2011 10:38
Last Modified: 25 Apr 2015 04:32
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/1730

Actions (login required)

View Item View Item