PERBANDINGAN LATIHAN MELALUI MODEL PERMAINAN DENGAN BATASAN MINIMAL SENTUHAN DAN SENTUHAN BEBAS TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM SEPAKBOLA PADA SISWA SSB SSS KOTA SEMARANG TAHUN 2013

Anggun Retno Priyanto, 6301409092 (2013) PERBANDINGAN LATIHAN MELALUI MODEL PERMAINAN DENGAN BATASAN MINIMAL SENTUHAN DAN SENTUHAN BEBAS TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM SEPAKBOLA PADA SISWA SSB SSS KOTA SEMARANG TAHUN 2013. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBANDINGAN LATIHAN MELALUI MODEL PERMAINAN DENGAN BATASAN MINIMAL SENTUHAN DAN SENTUHAN BEBAS TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM SEPAKBOLA PADA SISWA SSB SSS KOTA SEMARANG TAHUN 2013)
Download (2762Kb)

    Abstract

    Permasalahan penelitian: 1) apakah ada perbedaan antara latihan melalui model permainan dengan batasan minimal sentuhan dan sentuhan bebas terhadap kemampuan menggiring bola, 2) manakah yang lebih efektif antara latihan melalui model permainan dengan batasan minimal sentuhan atau sentuhan bebas terhadap kemampuan menggiring bola dalam sepakbola pada siswa SSB SSS kota Semarang tahun 2013. Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui ada tidaknya perbedaan antara latihan melalui model permainan dengan batasan minimal sentuhan dan sentuhan bebas terhadap kemampuan menggiring bola, 2) mengetahui latihan model permainan yang lebih efektif antara batasan minimal sentuhan dengan sentuhan bebas terhadap kemampuan menggiring bola dalam sepakbola pada siswa SSB SSS kota Semarang tahun 2013. Penelitian dengan metode eksperimen. Populasi penelitian ini siswa SSB SSS kota Semarang kelahiran 1998. Sampel penelitian sebanyak 14 siswa dengan total sampling. Penelitian menggunakan matched subject atau pola M-S. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah latihan melalui model permainan dengan batasan minimal sentuhan (X1) dan sentuhan bebas (X2), sebagai variabel terikat adalah kemampuan menggiring bola (Y) dengan instrumen tes menggiring dari Sukatamsi. Teknik analisis data penelitian menggunakan t-test dengan taraf signifikansi 5% dan (d.b) N-1 =7. Hasil analisis data diperoleh: 1) perhitungan 1 diketahui t-hitung 2.676 berarti t-hitung > t-tabel atau (2.676) > (1.943) maka ada perbedaan latihan melalui model batasan minimal sentuhan dengan sentuhan bebas terhadap kemampuan menggiring bola, 2) perbandingan mean antara kelompok eksperimen 1 dan 2 (46.543 : 53.457) menunjukan latihan melalui model permainan dengan batasan minimal sentuhan lebih efektif dibandingkan dengan sentuhan bebas terhadap kemampuan menggiring bola. Saran berdasarkan hasil penelitian: 1) pelatih harus tepat dalam memberi latihan antara batasan minimal sentuhan dan setuhan bebas karena ada perbedaan pada dua model latihan tersebut, 2) latihan melalui model permainan dengan batasan minimal sentuhan lebih baik dibandingkan latihan dengan sentuhan bebas, 3) dapat dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap faktor-faktor dan sampel lain untuk mencari efektifitas model latihan permainan terhadap kemampuan menggiring bola.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kemampuan Menggiring Bola, Model Permainan Batasan Minimal Sentuhan, Model Permainan Sentuhan Bebas
    Subjects: O Sport > Education, Training, Research
    O Sport > Physical fitness
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
    Depositing User: IndahTP perpus unnes
    Date Deposited: 07 Oct 2013 08:26
    Last Modified: 07 Oct 2013 08:27

    Actions (login required)

    View Item