DESKRIPSI KESADARAN BEROLAHRAGA MASYARAKAT UNTUK MENJAGA KESEHATAN

Widya Hary Cahyati, Widya DESKRIPSI KESADARAN BEROLAHRAGA MASYARAKAT UNTUK MENJAGA KESEHATAN. In: SEMINAR NASIONAL LPTK KE-VI 2013 : PERAN LEMBAGA PERGURUAN TINGGI KEOLAHRAGAAN DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA NASIONAL, 25 Juni 2013, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

[img]
Preview
PDF (SEMINAR NASIONAL LPTK KE-VI 2013) - Published Version
Download (5Mb)
    Official URL: http://upi.edu

    Abstract

    LATAR BELAKANG. Fakultas Ilmu Keolahragaan di Universitas Negeri Semarang (FIK Unnes) merupakan lembaga pendidikan tenaga kependidikan dalam bidang keolahragaan di Jawa Tengah, yang mengemban misi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang professional di bidang Ilmu Keolahragaan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Untuk itu FIK Unnes dituntut untuk mengetahui dan mencermati perkembangan keolahragaan maupun kesehatan di masyarakat. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi kesadaran berolahraga masyarakat untuk menjaga kesehatan (studi kasus di Kota Semarang). METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survey di Kecamatan Mijen dan Kecamatan Gajahmungkur, melalui metode survei dengan menggunakan kuesioner untuk menggali data. Populasi penduduk dewasa yang tercatat di kedua wilayah kecamatan tersebut adalah Kecamatan Mijen 38.624 orang dan Kecamatan Gajahmungkur 49.139 orang, sehingga total 87.763 orang. Penarikan sampel sejumlah 349 orang dilakukan dengan teknik proportionate random sampling, dengan perincian Kecamatan Mijen 154 orang dan Kecamatan Gajahmungkur 195 orang. HASIL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden mahasiswa sebanyak 103 mahasiswa (29,6%), dan pegawai swasta 83 orang (23,9%). Responden yang berpendidikan lulus SLTA sebanyak 237 orang (67,9%), sedangkan lulus S2/S3 hanya 2 orang (0,6%). Aktivitas olahraga yang paling banyak dilakukan oleh responden adalah jalan sehat, yaitu sebanyak 30 orang, dan sepak bola sebanyak 20 orang. Frekuensi terbanyak responden berolahraga adalah 2 kali per minggu, yaitu sebanyak 90 orang, sedangkan yang 6 kali per minggu dan setiap hari (7 kali per minggu) masing-masing sebanyak 6 orang dan 27 orang. Responden yang mempunyai alat olahraga (sepeda, raket, bola, dll) sebanyak 241 orang, yang mempunyai akses berupa gedung olahraga, lapangan, ruang, kolam renang, dll hanya 29 orang. KESIMPULAN. Olahraga yang paling banyak dilakukan oleh responden adalah jalan sehat, yaitu sebanyak 30 orang, dan sepak bola sebanyak 20 orang. Frekuensi terbanyak responden berolahraga 3-5 kali per minggu sebanyak 88 orang. Responden mempunyai fasilitas olahraga berupa alat olahraga, misalnya sepeda, raket, bola, dll, sebanyak 241 orang, yang mempunyai akses fasilitas olahraga berupa gedung olahraga, lapangan, ruang, kolam renang, dll 29 orang, dan 78 orang tidak mempunyai fasilitas olahraga.

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Additional Information: ISBN : 978-602-14139-0-6
    Uncontrolled Keywords: olahraga, masyarakat, kesehatan
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
    Depositing User: Repository Universitas Negeri Semarang
    Date Deposited: 13 Aug 2013 12:11
    Last Modified: 13 Aug 2013 12:11

    Actions (login required)

    View Item