PERANAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM PENGEMBANGAN STAF DAN KURIKULUM (Studi Kasus di SMP Negeri 11 Tangerang, Banten)


Ninik Pujayanti, 1103503032 (2006) PERANAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM PENGEMBANGAN STAF DAN KURIKULUM (Studi Kasus di SMP Negeri 11 Tangerang, Banten). Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PERANAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM PENGEMBANGAN STAF DAN KURIKULUM  (Studi Kasus di SMP Negeri 11 Tangerang, Banten)]
Preview
PDF (PERANAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM PENGEMBANGAN STAF DAN KURIKULUM (Studi Kasus di SMP Negeri 11 Tangerang, Banten)) - Published Version
Download (964kB) | Preview

Abstract

Supervisi bertujuan untuk membimbing dan membina guru agar menjadi guru yang profesional. Dengan adanya guru yang profesional maka tujuan supervisi yang lebih jauh, yaitu perbaikan hasil belajar siswa akan tercapai. Hal ini merupakan tugas kepala sekolah sebagai supervisor untuk membantu guru dalam meningkatkan kemampuan mengajarnya. Sementara masih banyak kepala sekolah dalam melaksanakan kegiatan supervisi belum sungguh-sungguh. Oleh karena itu perlu dikaji bagaimana ”Peranan Kepala Sekolah sebagai Supervisor dalam Pengembangan Staf dan Kurikulum”. Penelitian ini secara khusus untuk mengetahui bagaimana peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam pengembangan staf dan kurikulum di SMPN 11 Tangerang, faktor apa saja yang mempengaruhinya (faktor penghambat dan faktor pendorong), dan supervisi yang bagaimana yang diharapakan oleh guru-guru. Dengan mengetahui itu semua maka dapat diberikan beberapa saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi para supervisor, khususnya kepala sekolah dalam mengambil kebijakannya terhadap pelaksanaan supervisi di sekolahnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau naturalistik. Pengumpulan datanya dengan menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan tiga teknik yaitu ketekunan pengamatan, triangulasi dan pengecekan anggota. Sedangkan untuk analisis data menggunakan tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil analisis, dapat ditarik suatu kesimpulan sebagai berikut: Pertama, pelaksanaan supervisi kepala sekolah di SMPN 11 Tangerang didelegasikan kepada PKS (Pembantu Kepala Sekolah). Kedua, kepala sekolah belum berperan secara baik sebagai supervisor. Ketiga, pelaksanaan supervisi belum dapat berjalan dengan baik karena ada beberapa faktor penghambat, salah satunya adalah guru kurang percaya dengan kemampuan supervisor, sehingga tidak ada motivasi dalam menyambut kegiatan supervisi. Keempat, guru mengharapkan supervisi yang berkesinambungan yang dilakukan oleh supervisor yang profesional yang dapat membimbing dan membina guru dalam mengajar. Akhirnya disarankan, pertama kepala sekolah dalam mendelegasikan kegiatan supervisi jangan secara total, kedua dalam pemilihan supervisor supaya memperhatikan kemampuan para supervisor, ketiga supaya ada koordinasi dan komunikasi yang baik antara kepala sekolah, tim supervisor dan guru, sehingga tercipta suasana yang kondusif serta masing-masing dapat melaksanakan kegiatan supervisi dengan baik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: peran, supervisi kepala sekolah, pengembangan staf dan kurikulum
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
Fakultas: Pasca Sarjana > Manajemen Pendidikan, S2
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 28 May 2013 07:06
Last Modified: 28 May 2013 07:06
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/16886

Actions (login required)

View Item View Item