Pengaruh Metode Mengajar, Kerjasama Kelompok dan Kemampuan Koordinasi Terhadap Keterampilan Dribel dan Menembak Bola Basket Siswa Putra Sekolah Menengah Pertama. Suatu Ekperimens di Sekolah Menengah Pertama Negeri 21 Semarang..

Soekardi, 6301602004 (2008) Pengaruh Metode Mengajar, Kerjasama Kelompok dan Kemampuan Koordinasi Terhadap Keterampilan Dribel dan Menembak Bola Basket Siswa Putra Sekolah Menengah Pertama. Suatu Ekperimens di Sekolah Menengah Pertama Negeri 21 Semarang.. PhD thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pengaruh Metode Mengajar, Kerjasama Kelompok dan Kemampuan Koordinasi Terhadap Keterampilan Dribel dan Menembak Bola Basket Siswa Putra Sekolah Menengah Pertama. Suatu Ekperimens di Sekolah Menengah Pertama Negeri 21 Semarang..) - Published Version
Download (5Mb)

    Abstract

    Penelitian dilakukan dalam proses pembelajaran bermain bola basket. Tujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan pencapaian keterampilan dribel dan menembak bola basket yang diakibatkan karena pengaruh metode mengajar, kerjasama kelompok dan kemampuan koordinasi. Penelitian ini mengunakan desain ekperimen, dengan faxtorial 2 x 2 x 2, serta sampel sebanyak 48 orang siswa putra kelas VIII, di SMP Negeri 21 Semarang. Penelitian menggunakan enam buah intrumen, dua buah berupa tes dan empat buah berupa program pembelajaran. Tes yang digunakan ; pertama, skipping rope satu menit dengan sasaran untuk mengetahui kemampuan koordinasi siswa; ke dua adalah tes bola basket KOSKI, untuk mengetahui keterampilan dribel dan menembak bola basket. Program pembelajaran mencakup program pembelajaran metode mengajar campuran bagian kerjasama kelompok 2 orang; metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 3 orang; metode mengajar campuran keseluruhan kerjasama kelompok 2 orang dan metode mengajar campuran keseluruhan kerjasama kelompok 3 orang. Teknis analisis yang digunakan adalah Analisis Variansi (ANAVA) dan tes Scheffe pada taraf siqnifikansi 0,95 dengan terlebih dahulu menggunakan uji normalitas dan uji homogienitas. Kesimpulan penelitian; 1) Terdapat perbedaan antara metode mengajar campuran bagian dengan metode mengajar campuran keseluruhan dan ternyata metode mengajar campuran keseluruhan lebih baik dari pada metode mengajar campuran bagian (Fh 8,979 dan Ft 4,08). 2) Tidak terdapat perbedaan antara kerjasama kelompok 2 orang dengan kerjasama kelompok 3 orang, dan ternyata kerjasama kelompok 2 orang tidak lebih baik atau sama dengan kerjasama kelompok 3 orang (Fh 1,279 dan Ft 4,08). 3) Terdapat perbedaan hasil antara kemampuan koordinasi tinggi dengan kemampuan koordinasi rendah dan ternyata kemampuan koordinasi tinggi lebih baik dari pada kemampuan koordinasi rendah (Fh 200,149 dan Ft 4,08). 4). Tidak terdapat interaksi antara metode mengajar campuran dengan kerjasama kelompok (Fh 1,693 dan Ft 4,08). 5) Terdapat interaksi antara metode mengajar campuran dengan kemampuan koordinasi (Fh 6,879 dan Ft 4,08). 6) Terdapat interaksi antara kerjasama kelompok dengan kemampuan koordinasi . (Fh 4,1025 dan Ft 4,08); 7)Tidak terdapat interaksi antara metode mengajar campuraan, kerjasama kelompok dan kemampuan koordinasi -(Fh 4,1006 dan Ft 4,08); 8) Terdapat perbedaan antara kombinasi metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 2 orang dan kemampuan koordinasi tinggi dengan metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 2 orang dan kemampuan koordinasi tinggi dan ternyata kombinasi metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 2 orang dan kemampuan koordinasi tinggi, lebih baik dari pada kelompok kombinasi ketode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 2 orang dan kemampuan koordinasi tinggi ; 9) Terdapat perbedaan antara kelompok kombinasi metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi tinggi dengan kelompok kombinasi metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi tinggi sdan ternyata metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi tinggi lebih baik dari pada metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi tinggi; 10) Tidak tedapat perbedaan antara kelompok kombinasi metode mengajar campuran bagian , kerjasama kelompok 2 orang dan kemampuan koordinasi rendah dengan kelompok kombinasi metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi rendah sehingga kombinasi metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 2 orang dan kemampuan koordinasi rendah tidak lebih baik atau sama dengan kombinasi metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok2orang dan kemampuan koordinasi rendah ; 11) Tidak terdapat perbedaan antara kelompok kombinasi metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi rendah dengan kelompok kombinasi metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi rendah dan ternyata kombinasi metode mengajar campuran bagian, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi rendah tidak lebih baik atau sama dengan metode mengajar campuran keseluruhan, kerjasama kelompok 3 orang dan kemampuan koordinasi rendah . Kesemuannya tersebut diukur dari variabel terikat ialah keterampilan dribel dan menembak bola basket dalam kesatuan tes basket KOSKI.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Uncontrolled Keywords: Pengaruh Metode Mengajar, Kerjasama Kelompok dan Kemampuan Koordinasi,Keterampilan Dribel dan Menembak Bola Basket
    Subjects: O Sport > Education, Training, Research
    Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan Olahraga S3
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 26 May 2013 23:05
    Last Modified: 26 May 2013 23:05

    Actions (login required)

    View Item