Model Kinerja Guru Pembimbing Sekolah Menengah Atas di Eks Karesidenan Semarang Tahun 2008

Sugiyo, 1103605004 (2008) Model Kinerja Guru Pembimbing Sekolah Menengah Atas di Eks Karesidenan Semarang Tahun 2008. PhD thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Model Kinerja Guru Pembimbing Sekolah Menengah Atas di Eks Karesidenan Semarang Tahun 2008) - Published Version
Download (2675Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model kinerja guru pembimbing yang fit melalui kajian iklim organisasi sekolah, budaya organisasi sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, dan kepuasan kerja guru pembimbing. Di samping itu ingin mengetahui hubungan antara variabel eksogen dengan endogen, dan endogen dengan endogen serta ingin mengetahui seberapa besar sumbangan/kontribusi variabel eksogen terhadap variabel endogen dan variabel endogen terhadap variabel endogen. Penelitian ini dilakukan terhadap 275 guru pembimbing yang bertugas di SMA Negeri dan Swasta dari Kota Semarang123, Kabupaten Semarang 30, Kabupaten Demak, 35, Kabupaten Grobogan 30, Kabupaten Kendal 36 dan Kota Salatiga 21. Instrumen yang digunakan adalah hubungan iklim organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan sekolah, kepuasan kerja dan kinerja guru pembimbing. Sebelum instrumen digunakan terlebih dahulu diuji validitasnya kepada 20 responden diluar sampel penelitian. Data yang telah terkumpul dianalisis melalui SEM dengan menggunakan perangkat LISREL Hasil penelitian adalah bahwa Model Kinerja Guru Pembimbing yang dibangun dari iklim organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan kepala sekolah, dan kepuasan guru pembimbing adalah fit. Temuan selanjutnya pengaruh variabel eksogen kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru pembimbing memberikan pengaruh yang terbesar yaitu 27,85%. Selanjutnya secara berturuturut pengaruh variabel iklim orgnisasi terhadap kinerja guru pembimbing sebesar 20.13 %, budaya organisasi terhadap kinerja guru pembimbing sebesar 16.64 % dan variabel endogen kepuasan kerja terhadap kinerja guru pembimbing sebesar 13.99 %. Berdasarkan temuan tersebut maka pembinaan kinerja guru pembimbing didasarkan pada kepemimpinan kepala sekolah yang lebih mementingkan kepentingan bersama, dalam pengambilan keputusan melibatkan guru, komunikasi dua arah, dan selalu mengadakan diskusi dan musyawarah dalam memutuskan apapun demi kemajuan sekolah. Selain itu perlu diupayakan suasana kondusif, saling menghargai, adanya kerjasama antara para guru disekolah, dan ciptakan suasana dan semangat kerja serta kerja yang saling mendukung satu dengan yang lain.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Uncontrolled Keywords: model kinerja, iklim organisasi, budaya organisasi, kepemimpinan kepala sekolah, kepuasan kerja guru pembimbing
    Subjects: L Education > LC Special aspects of education
    Fakultas: Pasca Sarjana > Manajemen Kependidikan S3
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 26 May 2013 22:19
    Last Modified: 26 May 2013 22:19

    Actions (login required)

    View Item