MANAJEMEN PELATIHAN KERJA DI BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI ( BLKI ) SEMARANG


Mohammad Sulchan, 7315000066 (2007) MANAJEMEN PELATIHAN KERJA DI BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI ( BLKI ) SEMARANG. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of  MANAJEMEN  PELATIHAN  KERJA  DI BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI ( BLKI )  SEMARANG]
Preview
PDF ( MANAJEMEN PELATIHAN KERJA DI BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI ( BLKI ) SEMARANG) - Published Version
Download (316kB) | Preview

Abstract

Pelatihan kerja yang merupakan bagian dari jalur pendidikan luar sekolah, mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia. Adanya persaingan yang sangat ketat dalam memasuki pasar kerja (dunia kerja) perlu mendapatkan perhatian yang serius bagi para penganggur/ pencari kerja itu sendiri. Ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja yang ada dengan lapangan kerja yang tersedia, merupakan masalah baru yang perlu dipecahkan serta dicari jalan keluarnya. Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Semarang merupakan salah satu lembaga yang menangani masalah pelatihan kerja bagi para penganggur/pencari kerja di Semarang, telah berkiprah dalam meningkatkan sumber daya manusia bagi penganggur/pencari kerja untuk dilatih keterampilan teknis agar ke depan mereka dapat/mampu bersaing dalam memasuki pasar kerja (dunia kerja) baik lokal maupun nasional dan bahkan internasional. Penelitian ini dilatarbelakangi sebagaimana permasalahan tersebut di atas, dengan tujuan untuk mengungkap/mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan manajemen pelatihan kerja yang dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Semarang, sejak dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pelatihan yang ada. Sebagaimana diketahui bahwa manajemen merupakan kunci dalam pelaksanakaan suatu kegiatan. Oleh sebab itu keberhasilan suatu program kegiatan tergantung dari bagaimana dalam mengelola program/kegiatan tersebut. Untuk mengungkap hal tersebut di atas dalam penelitian ini penulis mengadakan penelitian terhadap pengelola program (institusi BLKI/pejabat strutural), instruktur pelatihan dan peserta yang diwakili salah satu dari semua jurusan yang ada. Sebagai bahan kajian, landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah terdiri dari konsep pelatihan, komponen-komponen pelatihan, teori pendidikan orang dewasa dan konsep manajemen dalam pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Yang menjadi obyek dalam penelitian adalah penyelenggara pelatihan, instruktur, dan peserta pelatihan diambil 1 (satu) orang untuk setiap jurusan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan sebagai alat pengumpul adalah peneliti sendiri. Dalam pengolahan data yang dilakukan adalah pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Triangulasi dilakukan antara penyelenggara pelatihan, pengajar/instruktur, dan peserta/siswa pelatihan. Sesuai dengan pengamatan dilapangan menunjukkan bahwa perencanaan program pelatihan dapat berjalan dengan baik dan melibatkan semua elemen yang ada di Balai Latihan Kerja Industri ( BLKI ) Semarang, pelaksanaan program pelatihan ( proses pembelajaran ) dapat berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan yang ada. Demikian pula berkaitan dengan pelaksanaan evaluasi dapat berjalan sesuai dengan program sebelumnya Rekomendasi yang penulis sampaikan adalah supaya peralatan praktek untuk segera disesuaikan dengan perkembangan teknologi, perlunya kurikulum lokal/daerah dan dilakukan/dilaksanakannya ujian kompetensi oleh pihak ketiga (bukan BLKI sendiri).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Manajemen, Pelatihan Kerja, kualitas SDM penganggur, pasar kerja
Subjects: L Education > L Education (General)
Fakultas: Pasca Sarjana > Manajemen Pendidikan, S2
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 24 May 2013 02:01
Last Modified: 24 May 2013 02:01
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/16850

Actions (login required)

View Item View Item