PERBEDAAN ANTARA PENGGUNAAN METODE CERAMAH DENGAN MULTI MEDIA DAN METODE CERAMAH YANG TANPA MULTI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH TERHADAP TINGKAT KESADARAN SEJARAH SISWA KELAS VII SLTP NEGERI I MRANGGEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2005-2006

Gatot Santoso, 1002501007 (2007) PERBEDAAN ANTARA PENGGUNAAN METODE CERAMAH DENGAN MULTI MEDIA DAN METODE CERAMAH YANG TANPA MULTI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH TERHADAP TINGKAT KESADARAN SEJARAH SISWA KELAS VII SLTP NEGERI I MRANGGEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2005-2006. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBEDAAN ANTARA PENGGUNAAN METODE CERAMAH DENGAN MULTI MEDIA DAN METODE CERAMAH YANG TANPA MULTI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN IPS SEJARAH TERHADAP TINGKAT KESADARAN SEJARAH SISWA KELAS VII SLTP NEGERI I MRANGGEN DEMAK TAHUN PELAJARAN 2005-2006) - Published Version
Download (552Kb)

    Abstract

    Untuk mencapai tujuan pembelajaran perlu pemilihan metode yang tepat. Pemilihan metode yang tepat menentukan keberhasilan kegiatan belajar mengajar. Pada kenyataannya di lapangan sebagian besar guru IPS Sejarah dalam menyampaikan materi pelajar hanya menyampaikan fakta-fakta sejarah berupa urutan tahun dalam peristiwa sejarah dengan menggunakan media ceramah saja dan tanpa menggunakan media pembelajaran; sehingga pembelajaran IPS Sejarah terasa membosankan. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian tesis ini adalah adakah perbedaan yang signifikan pada tingkat kesadaran sejarah antara siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan metode ceramah biasa dan yang mendapatkan pembelajaran IPS Sejarah dengan metode ceramah yang disertai multi media pada siswa kelas VII SLTP Negeri I Mranggen Demak Tahun Pelajaran 2005-2006. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran sejarah antara siswa yang mendapat pembelajaran IPS Sejarah dengan metode ceramah biasa dan yang mendapatkan metode ceramah disertai multi media dan untuk mengetahui perbedaan yang mendapatkan metode pembelajaran ceramah tanpa disertai multi media. Populasi yang digunakan adalah kelas VII SLTP Negeri I Mranggen Kabupaten Demak Tahun Pelajaran 2005-2006. Sedangkan sampelnya adalah kelas VII B untuk kelompok kontrol sebanyak 40 siswa dan kelas VII H untuk kelompok eksperimen sebanyak 40 siswa. Teknik samplingnya menggunakan Cluster Random Sampling yaitu mengambil dua kelas, secara acak dari populasi. Untuk menyamakan kondisi awal dilakukan uji homogenitas nilai populasi. Pola eksperimennya ialah pola M–G (Marked Grups designs) yaitu dengan mengadakan penyamaan kondisi terhadap dua kelompok (kontrol dan eksperimen). Pola M-G ini menggunakan teknik perbandingan rata-rata nilai IPS Sejarah kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sebelum diadakan perlakuan atau eksperimen lebih lanjut. Pengujian dengan uji t –matching pada pola M-G untuk mengetahui tingkat kesadaran sejarah pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan metode angket. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan rata-rata tingkat kesadaran sejarah, di analisis dengan uji-t. Hasil penelitian menyebutkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat kesadaran sejarah antara siswa yang mendapatkan pembelajaran melalui metode ceramah biasa tanpa menggunakan multi media dengan mtode ceramah yang disertai dengan multi media. Hal ini dapat dilihat dari uji hipotesis (uji final hasil penelitian) dimana diperoleh harga t hitung sebesar 2,743 dan harga t tabel 1,994, dengan taraf signifikan 5 % berarti t hitung > t tabel yang berarti hipotesis (Ha) yang berbunyi “Ada perbedaan yang signifikan antara metode ceramah biasa tanpa multi media dengan metode ceramah yang menggunakan multi media dalam proses pembelajaran IPS Sejarah pada siswa kelas VII SLTP Negeri I Mranggen Demak Tahun Pelajaran 2005-2006”, diterima sedangkan Hipotesis Nol (Ho) yang berbunyi “Tidak terdapat perbedaan metode ceramah dengan menggunakan multi media dan metode ceramah dengan disertai multi media terhadap tingkat kesadaran Sejarah pada siswa SLTP Negeri I Mranggen Demak Tahun Pelajaran 2005-2006” ditolak. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan metode ceramah dengan multi media pada pembelajaran sejarah dapat menaikkan tingkat kesadaran sejarah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2005 – 2006, sedangkan metode ceramah tanpa multi media pada pembelajaran IPS Sejarah masih menghasilkan tingkat kesadaran yang rendah pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mranggen Demak tahun pelajaran 2005 2006, dari hasil perhitungan diperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap antara siswa yang mendapatkan pengajaran melalui metode ceramah dengan menggunakan multi media dengan metode ceramah tanpa menggunakan multi media.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Uncontrolled Keywords: Metode ceramah dengan multi media, Kesadaran Sejarah
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    L Education > LB Theory and practice of education > LB2361 Curriculum
    Fakultas: Pasca Sarjana > Pengembangan Kurikulum (Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran) S2
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 09 May 2013 22:12
    Last Modified: 21 May 2013 02:59

    Actions (login required)

    View Item