Studi Deskriptif Terapi Terhadap Penderita Autisme pada Anak Usia Dini di Mutia Center Kecamatan Bojong Kabupaten Purbalingga


Prianca Yulia Artanti , 1601408002 (2012) Studi Deskriptif Terapi Terhadap Penderita Autisme pada Anak Usia Dini di Mutia Center Kecamatan Bojong Kabupaten Purbalingga. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Studi Deskriptif Terapi Terhadap Penderita Autisme pada Anak Usia Dini di Mutia Center Kecamatan Bojong Kabupaten Purbalingga] Microsoft Word (Studi Deskriptif Terapi Terhadap Penderita Autisme pada Anak Usia Dini di Mutia Center Kecamatan Bojong Kabupaten Purbalingga) - Published Version
Download (25kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di lembaga Mutia Center, yaitu sebuah pusat terapi bagi anak berkebutuhan khusus seperti gangguan autisme, ADHD (gangguan pemusatan perhatian), dan gangguan keterlambatan bicara (Speech Delay). Pusat terapi ini berlokasi di Kabupaten Purbalingga, karena meskipun merupakan Kabupaten kecil namun terdapat lembaga yang memperhatikan dengan seksama mengenai Anak Berkebutuhan Khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses terapi yang diberikan kepada penderita autisme serta untuk menggambarkan keefektifan terapi pada penderita autisme di lembaga Mutia Center tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari proses penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan, yaitu: (1) terapi yang dilakukan di Mutia Center bertujuan untuk membantu klien agar mampu menjadi seorang yang lebih mandiri; (2) terapi yang dilakukan di Mutia Center ialah terapi perilaku dan terapi wicara dengan metode ABA (Applied Behavioral Analysis); (3) pelaksanaan terapi terhadap anak autisme di Mutia Center memberikan kemajuan yang cukup efektif dengan membantu peningkatan kemampuan anak yang cukup signifikan; (4) pelaksanaan terapi ini menghadapi beberapa hambatan, diantaranya anak yang hiperaktif dan kurang fokus, kesulitan bicara anak, kondisi anak ketika tantrum, keadaan anak yang sakit, perilaku anak yang tidak terarah, jadwal terapi yang tidak memenuhi target (40 jam/minggu) karena biaya yang tidak selalu dapat dijangkau pengguna jasa, orang tua yang kurang kooperatif, serta sarana dan prasarana yang kurang maksimal. Berdasarkan simpulan tersebut, penelitian ini merekomendasikan saran sebagai berikut: (1) lembaga Mutia Center mencari sponsor untuk mensubsidi biaya terapi agar jam terapi dapat memenuhi target (40 jam/minggu); (2) Mutia Center lebih memperhatikan sarana dan prasarana proses terapi, seperti pencahayaan ruang terapi dan lokasi yang di tepi jalan raya; (3) orangtua klien Mutia Center lebih memperhatikan kemajuan anak serta melanjutkan terapi di rumah agar hasil yang didapat dari proses terapi lebih maksimal; (4) peneliti selanjutnya yang akan meneliti dengan variabel yang sama, lebih memperhatikan setiap peningkatan kemampuan yang dicapai anak selama dan setelah mengikuti proses terapi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Terapi, Autisme, Anak Usia Dini
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 01 Nov 2012 01:40
Last Modified: 01 Nov 2012 01:40
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/16159

Actions (login required)

View Item View Item