Strategi Komunikasi Politik Partai Keadilan Sejahtera dalam Pemilu Legislatif 2009 di Kota Semarang.

Etika Nur.Pravita,, 3401406515 (2012) Strategi Komunikasi Politik Partai Keadilan Sejahtera dalam Pemilu Legislatif 2009 di Kota Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Strategi komunikasi politik suatu partai politik terhadap masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi sebuah pemilihan umum. Keberhasilan suatu strategi komunikasi politik oleh partai politik dalam merencanakan dan melaksanakan, akan ikut berperan pada hasil perolehan suara partai politik dalam pemilu. Partai Keadilan Sejahtera yang merupakan partai baru harus mampu bersaing dengan partai yang lainnya. Dengan kondisi Kota Semarang yang merupakan masyarakatnya heterogen dan merupakan basis partai nasionalis, tidak mudah bagi Partai Keadilan Sejahtera untuk meningkatkan suaranya pada pemilihan umum legislatif tahun 2009 di Kota Semarang. Hal ini, harus ada strategi yang dilakukan Partai Keadilan Sejahtera untuk bisa mempengaruhi masyarakat agar memilih Partai Keadilan Sejahtera pada pemilihan umum legislatif tahun 2009. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam pemilu legislatif 2009 di Kota Semarang? (2) Apakah kekurangan dan kelebihan strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam pemilu legislatif 2009 di Kota Semarang?. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui strategi komunikasi politik Partai Keadilan Sejahtera dalam pemilu legislatif 2009 di Kota Semarang, (2) untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan strategi komuniksai politik Partai Keadilan sejahtera dalam pemilu legislatif 2009 di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif model interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik PKS pada Pemilu legislatif 2009 di Kota Semarang dengan cara komunikasi tertutup, komunikasi simpatisan dan komunikasi terbuka. Komunikasi tertutup dengan cara pembinaan yaitu melalui halaqah. Komunikasi simpatisan dengan cara daurah, dan taklim. Sedangkan komunikasi terbuka dengan cara kegiatan pelatihan, pencitraan kepada masyarakat, pendekatan kepada masyarakat, silaturrahmi, pengerahan massa, dan pertemuan dengan masyarakat. Kelebihan strategi komunikasi PKS adanya pola pembinaan terhadap kadernya secara rutin, sehingga kader-kader Partai Keadilan Sejahtera mempunyai loyalitas tinggi terhadap partainya sedangkan kekurangan strategi komunikasi PKS yaitu struktur Partai Keadilan Sejahtera di Kota Semarang belum semua daerah mempunyai korwil, persaingan partai politik lain, dan apolitis masyarakat. Saran yang dapat penulis sampaikan yaitu, PKS jangan hanya melakukan kegiatan-kegiatan untuk kepentingan politik saja akan tetapi lebih dari itu untuk kemaslahatan masyarakat, kader PKS harus lebih intensif dalam melakukan program-program kemasyarakatan tidak hanya pada masa pemilu saja akan tetapi setelah masa pemilu pun harus tetap melakukan program-program tersebut dengan intensif, PKS harus hadir dalam bentuk struktur partai sampai tingkatan paling kecil dimasyarakat untuk menjaga kebersamaan dengan masyarakat dalam segala kondisi, masyarakat Kota Semarang bisa lebih pintar dalam memilih calon legislatif sesuai dengan hati nurani masing-masing tanpa harus ada iming-iming ataupun paksaan dari orang lain.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Strategi, Komunikasi Politik, PKS
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 24 Oct 2012 22:25
Last Modified: 24 Oct 2012 22:25

Actions (login required)

View Item