Penggunaan Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming) untuk meningkatkan hasil belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Kelas VIII SMP Islam Terpadu Bina Amal Gunungpati Semarang Tahun 2011/2012

Didik.Tri Setiyoko,, 3101407026 (2012) Penggunaan Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming) untuk meningkatkan hasil belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Kelas VIII SMP Islam Terpadu Bina Amal Gunungpati Semarang Tahun 2011/2012. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Hasil belajar dapat berjalan dengan baik jika didukung oleh beberapa faktor diantaranya pemahaman materi. Untuk dapat mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS sejarah kelas VIII SMP IT Bina Amal Tahun Pelajaran 2011/2012 maka diperlukan penelitian lebih lanjut. Pelaksanaan pembelajaran Sejarah di kelas VIII A SMP IT Bina Amal kurang maksimal. Siswa kurang aktif dalam pelaksanaan pembelajaran dan masih didominasi oleh guru. Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal masih rendah dan belum mencapai ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditentukan. Rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian adalah: Apakah melalui Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming) dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS Sejarah siswa kelas VIII A SMP IT Bina Amal Gunungpati Semarang?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hasil belajar sejarah siswa kelas VIII A SMP IT Bina Amal dalam pembelajaran sejarah dengan menggunakan Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming). Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat memberikan informasi mengenai pentingnya penggunaan Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming) dalam metode pembelajaran sejarah dalam meningkatkan hasil belajar sejarah siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dua siklus. Setiap siklus memiliki empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP IT Bina Amal yang berjumlah 33 orang siswa. Data tentang hasil belajar diperoleh dari tes evaluasi yang diberikan setiap akhir siklus. Data tentang keaktifan siswa dan kinerja guru diperoleh dari lembar observasi. Siswa dinyatakan tuntas belajar apabila nilai tes mata pelajaran sejarah ≥70, dengan persentase ketuntasan klasikal belajar ≥ 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming) dapat meningkatkan hasil belajar kelas VIII A SMP IT Bina Amal tahun ajaran 2011/2012. Siklus I keaktifan siswa mencapai 55% dengan kategori cukup aktif dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 75% dengan kategori aktif. Sedangkan, sebelum penelitian nilai rata-rata kelas hanya sebesar 68,33 dengan ketuntasan klasikal sebesar 58%. Siklus I nilai rata-rata mencapai 77,12 dengan ketuntasan klasikal 82%. Selanjutnya, siklus II nilai rata-rata juga mengalami peningkatan 79,24 dengan ketuntasan klasikal mencapai 94%. Pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan dan sudah memenuhi indikator keberhasilan yaitu ketuntasan belajar klasikal 75%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan bahwa guru sejarah, hendaknya lebih memotivasi siswa dalam meningkatkan keaktifan serta menerapkan model-model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Metode Pembelajaran Curah Pendapat (Brainstorming), Hasil Belajar
Subjects: D History General and Old World > DS Asia > Indonesian History
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 23 Oct 2012 21:40
Last Modified: 23 Oct 2012 21:40

Actions (login required)

View Item