Peningkatan Kemampuan Menulis Naskah Drama Satu Babak Melalui Metode 3M (Meniru, Mengolah, dan Mengembangkan) pada Siswa Kelas VIIIA MTs Tawang Redjosari Semarang


Ulfa Khasanah,, 2101408077 (2012) Peningkatan Kemampuan Menulis Naskah Drama Satu Babak Melalui Metode 3M (Meniru, Mengolah, dan Mengembangkan) pada Siswa Kelas VIIIA MTs Tawang Redjosari Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Peningkatan Kemampuan Menulis Naskah Drama Satu Babak Melalui Metode 3M (Meniru, Mengolah, dan Mengembangkan) pada Siswa Kelas VIIIA MTs Tawang Redjosari Semarang] Microsoft Word (Peningkatan Kemampuan Menulis Naskah Drama Satu Babak Melalui Metode 3M (Meniru, Mengolah, dan Mengembangkan) pada Siswa Kelas VIIIA MTs Tawang Redjosari Semarang) - Published Version
Download (17kB)

Abstract

Kemampuan siswa kelas VIIIA MTs Tawang Redjosari Semarang dalam menulis naskah drama termasuk dalam kategori rendah karena belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor guru, faktor faktor siswa, faktor lingkunga, dan faktor sarana prasarana. Salah satu faktor yang paling berpengaruh dan harus dicari jalan keluarnya adalah faktor guru. Selama ini, metode yang digunakan guru dalam membelajarkan menulis naskah drama satu babak berdasarkan kaidah penulisan naskah drama adalah metode ceramah saja. Metode ini dianggap kurang tepat, karena pembelajaran menulis naskah drama merupakan pembelajaran menulis kreatif yang tidak bisa bila hanya dibelajarkan melalui metode ceramah saja. Oleh karena itu, upaya untuk mengatasi permasalahan dari faktor guru tersebut adalah dengan menghadirkan sebuah metode yang sesuai. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahn tersebut adalah metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan). Melalui metode ini, naskah drama dihadirkan sebagai contoh atau model agar siswa mengerti cara menulis naskah drama berdasarkan kaidah penulisan naskah drama. Cakupan masalah penelitian ini adalah (1) berapa besar peningkatan kemampuan menulis naskah drama siswa kelas VIII A MTs Tawang Redjosari Semarang setelah mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan menggunakan metode 3M (meniru, mengolah, mengembangkan) dan (2) bagaimanakah perubahan perilaku belajar siswa kelas VIII A MTs Tawang Redjosari Semarang dalam menulis naskah drama setelah menggunakan metode 3M (meniru, mengolah, mengembangkan). Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan besaran peningkatan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas VIII A MTS Tawang Redjosari Semarang setelah mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan) dan (2) mendeskripsi perubahan perilaku siswa kelas VIII A MTS Tawang Redjosari Semarang dalam menulis naskah drama setelah mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas VIIIA MTs Tawang Redjosari Semarang. Siklus I dan II terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Variabel penelitian adalah kemampuan menulis naskah drama dan metode 3M (meniru, emngolah, dan mengembangkan). Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Alat pengambilan data tes berupa tes kemampuan menulis naskah drama satu babak berdasarkan kaidah penulisan naskah drama, sedangkan alat pengambilan data nontes dilakukan berupa lembar observasi, wawancara, angket, dan panduan dokumentasi foto. Analisis data yang dilakukan adalah dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan), kemampuan siswa dalam menulis naskah drama mengalami peningkatan. Pada siklus I, diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 69,75 dan pada siklus II sebesar 78,70. Hal ini berarti telah terjadi peningkatan sebesar 12,83% atau 9,03. Nilai klasikal yang diperoleh siswa pada siklus II telah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan, yakni sebesar 75. Selain itu, perilaku siswa tampak berubah kea rah positif. Siswa tampak lebih senang, lebih memperhatikan, serta lebih serius dalam menulis naskah drama. Situasi kelas menjadi lebih kondusif sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lancar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat diberikan kepada guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia adalah agar menggunakan metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan) sebagai alternatif pembelajaran menulis naskah drama. Melalui metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan), guru dapat mengarahkan dan membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama. Peneliti juga menyarankan bahwa guru harus mengarahkan siswa agar lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran serta selalu berlatih untuk menulis naskah drama. Selain itu, peneliti berharap agar para praktisi pendidikan atau peneliti lain dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai referensi untuk melakukan penelitian berikutnya. Selain itu, peneliti memberi saran bahwa sebelum melakukan penelitian tindakan, peneliti hendaknya sudah mengenal dahulu siswa yang akan dijadikan sebagai respondens penelitian, sehingga peneliti tidak mengalami kesulitan dalam melakukan observasi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: naskah drama, metode 3M (meniru, mengolah, dan mengembangkan)
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 16 Oct 2012 08:51
Last Modified: 16 Oct 2012 08:51
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/15905

Actions (login required)

View Item View Item