Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA melalui Model Kooperatif Tipe Teams Geams Tournaments (TGT) pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Bategede

Ely Nor Setyawan,, 1402908084 (2012) Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA melalui Model Kooperatif Tipe Teams Geams Tournaments (TGT) pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Bategede. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Berdasarkan prestasi belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri 2 Bategede masih belum optimal. Guru belum menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe TGT, siswa tidak dikelompokkan untuk mengerjakan lembar kegiatan dan siswa tidak diajak berturnamen untuk menyelesaikan kartu soal, sehingga pembelajaran membosankan. Rumusan masalah adalah apakah melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA? Model kooperatif tipe TGT merupakan alternativ untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran IPA yang terjadi pada kelas V SD Negeri 2 Bategede. Model kooperatif tipe TGT merupakan salah satu bentuk pendekatan pembelajaran kooperatif yang dirancang sebagai pembelajaran yang menggunakan turnamen dalam bentuk game akademik. Secara umum tujuan PTK adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui model kooperatif tipe TGT pada siswa kelas V SD Negeri 2 Bategede. Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah : (a) mendeskripsikan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Bategede yang berjumlah 32 siswa terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Variabel penelitian ini adalah Keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Sumber data berasal dari guru, video, foto, alat instrument yang digunakan adalah lembar observasi dan catatan lapangan. Hasil keterampilan guru siklus I memperoleh skor rata-rata 23 kategori baik, pada siklus II skor rata-rata 27 kategori baik dan siklus III skor rata-rata 33 kategori sangat baik. Aktivitas siswa siklus I skor rata-rata 18,2 kategori cukup siklus II skor rata-rata 21,56 kategori baik dan siklus III meningkat skor 28 kategori sangat baik. Hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata 57,18 dengan presentase 47%, siklus II nilai rata-rata 64,06 dengan presentase 59% dan pada siklus III nilai rata-rata meningkat menjadi 81,25 dengan presentase 84%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan belajar mengajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT dinyatakan berhasil, dapat dilihat pada ketrampilan guru, aktifitas siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT meningkat dari siklus I nilai rata-rata 57,18 dengan presentase 47%, siklus II nilai rata-rata 64,06 dengan presentase 59% dan pada siklus III nilai rata-rata meningkat menjadi 81,25 dengan presentase 84%.. Saran bagi guru dalam melaksanakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT diperlukan adanya persiapan dan kesiapan antara guru dan siswa sehinggan pembelajaran akan berjalan sesuai perencanaan. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat dijadikan salah satu alternatif pilihan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: kualitas pembelajaran IPA, pembelajaran kooperatif tipe TGT
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Q Science > Q Science (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 14 Oct 2012 21:17
Last Modified: 14 Oct 2012 21:17

Actions (login required)

View Item