Peningkatan Keterampilan Memecahkan Masalah Matematika Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Siswa Kelas V SD N Wonosari 03 Semarang

Arfita Istiqomah,, 1402408135 (2012) Peningkatan Keterampilan Memecahkan Masalah Matematika Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Siswa Kelas V SD N Wonosari 03 Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Hasil observasi di SD N Wonosari 03 Semarang menunjukkan data hasil belajar siswa dari ulangan harian matematika I, II, dan III siswa kelas V semester 1 SD N Wonosari 03 terlihat 47,37% siswa (18 dari 38 siswa) dinyatakan tuntas sedangkan sisanya 52,63% (20 dari 38 siswa) tidak tuntas. Perolehan nilai yang masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal sebesar 60 menunjukkan kurang terampilnya siswa dalam memecahkan masalah matematika yang mereka hadapi. Oleh sebab itu peneliti memilih Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dengan rumusan masalah: (1) Apakah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningatkan keterampilan guru pada kelas V SD Negeri Wonosari 03 Semarang?; (2)Apakah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan aktivitas siswa pada kelas V SD N Wonosari 03 Semarang?; (3)Apakah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Wonosari 03 Semarang?. Adapun tujuan umum dari penelitian ini adalah: Meningkatkan keterampilan memecahkan masalah matematika pada siswa kelas V SD Negeri Wonosari 03 Semarang. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas VA SD N Wonosari 03 Semarang. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah keterampilan guru siklus 1 memperoleh rata-rata skor 34 dengan (sangat baik) dan siklus 2 memperoleh skor 35 (sangat baik). Aktivitas siswa pada siklus 1 memperoleh rata-rata skor 19,5 (baik) dan siklus 2 memperoleh skor 25 (sangat baik). Presentase ketuntasan hasil belajar klasikal siklus 1 sebesar 71,43% dan siklus 2 sebesar 100%. Simpulan dari penelitian ini adalah Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah matematika siswa kelas V SD Negeri Wonosari 03 Semarang, hal tersebut tampak dari adanya peningkatan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Saran bagi guru adalah perlunya membiasakan pembelajaran matematika dengan menggunakan masalah yang berorientasi kehidupan sehari-hari siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning).

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: keterampilan memecahkan masalah matematika, model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning)
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 07 Oct 2012 21:42
Last Modified: 07 Oct 2012 21:42

Actions (login required)

View Item