Dampak Implementasi Program Reforma Agraria Terhadap Pendapatan Petani Di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Tahun 2010


Rachmat Iriyanto Sugeng , 7450408046 (2012) Dampak Implementasi Program Reforma Agraria Terhadap Pendapatan Petani Di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Tahun 2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Dampak Implementasi Program Reforma Agraria Terhadap Pendapatan Petani Di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Tahun 2010] Microsoft Word (Dampak Implementasi Program Reforma Agraria Terhadap Pendapatan Petani Di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Tahun 2010) - Published Version
Download (33kB)

Abstract

Pelaksanaan program reforma agraria telah dilaksanakan di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap dengan kegiatanya adalah redistribusi tanah ex-Hak Guna Usaha (HGU) PT Rumpun Sari Antan (PT RSA) kepada petani yang berhak mendapatkan tanah tersebut sesuai dengan ketentuan yang sudah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana implementasi program reforma agraria dan juga dampaknya terhadap pendapatan petani di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap. Populasi penelitian ini berjumlah 5141 orang, sampel sebanyak 100 orang dengan teknik Cluster Proporsional Random Sampling, variabel dalam penelitian ini adalah luas lahan dan hak kepemilikan untuk variabel bebas serta pendapatan petani untuk variabel terikatnya. Metode pengumpulan datanya meliputi dokumentasi, observasi dan kuisoner (angket). Metode analisis data adalah analisis statistik deskriptif dan uji beda atau uji sampel t Test. Pelaksanaan kegiatan Redistribusi Tanah Objek Landreform di Kecamtan Cipari Kabupaten Cilacap telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yaitu Tap MPR No.11 Tahun 2001, Undang-undang nomor 5 tahun 1960 yaitu tentang penetapan luas tanah pertanian dan PP No. 224 tahun 1961 tentang pelaksanaan pembagian tanah. Dari tabel paired samples statistik untuk sampel sebanyak 100 yang diambil secara acak diperoleh rata-rata pendapatan petani di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap sebelum adanya kebijakan reforma agraria adalah sebesar Rp.940,050 sedangkan rata-rata pendapatan petani sesudah adanya kebijakan reforma agraria adalah sebesar Rp.946,250. Kedua rata-rata tersebut berbeda jauh sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah adanya kebijakan reforma agraria. Output paired sampel correlation menujukan hasil korelasi antara dua buah sampel. Korelasi ditunjukan dengan angka 0.909 dengan nilai probabilitas = 0,000 < 0,05 = 5% yang berarti hubungan (korelasi) antara pendapatan petani sebelum dan sesudah adanya kebijakan reforma agraria ada hubungan yang erat. Dari tabel paired sampel test di atas dapat diketahui nilai sig (2-tailed) = 0,000 < 0,05 = 5% sehingga H0 ditolak sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan pendapatan patani sebelum dan sesudah adanya kebijakan pemerintah yaitu reforma agraria. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa implementasi program reforma agraria dengan kegiatan redistribusi tanah kepada pendapatan dapat meningkatkan pendapatan petani di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap. Meningkatnya pendapatan dipengaruhi oleh kepemilikan lahan sehingga petani mempunyai tanah untuk dikelola.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Landreform, Pendapatan, Luas lahan
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Ilmu Keolahragaan, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 19 Sep 2012 09:42
Last Modified: 19 Sep 2012 09:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/15529

Actions (login required)

View Item View Item