Analisis Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Deposito Berjangka Pada Bank Umum di Indonesia Tahun 2000.1 – 2011.3


Dedhy Indra Laksana, , 7450407056 (2012) Analisis Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Deposito Berjangka Pada Bank Umum di Indonesia Tahun 2000.1 – 2011.3. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Analisis Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Deposito Berjangka Pada Bank Umum di Indonesia Tahun 2000.1 – 2011.3] Microsoft Word (Analisis Faktor – faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Deposito Berjangka Pada Bank Umum di Indonesia Tahun 2000.1 – 2011.3) - Published Version
Download (14kB)

Abstract

Deposito merupakan salah satu dana pihak ketiga dalam industri perbankan. Setiap tahunnya jumlah deposito Indonesia terus mengalami kenaikan, hal ini dikarenakan pendapatan masyarakat yang semakin tinggi dilihat dari Produk Domestik Bruto, peningkatan suku bunga deposito untuk menarik minat untuk menabung, serta tingkat inflasi yang mempengaruhi masyarakat investor untuk menyimpan dananya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai masalah faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah deposito berjangka Indonesia periode 2000.1-2011.3, yaitu : Produk Domestik Bruto, suku bunga deposito berjangka, serta tingkat inflasi Indonesia. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi log linier dengan metode pendekatan OLS (Ordinary Least Square) sedangkan untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap variabel dependennya digunakan alat analisis koefisien determinasi (R2) dan pengujian secara parsial menggunakan uji t-statistik dan pengujian secara serempak menggunakan uji F-statistik, selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik dimana semua pengujian diatas menggunakan perhitungan progam Eviews 6.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk domestik bruto berpengaruh positif dan signifikan, suku bunga deposito berjangka berpengaruh positif dan signifikan dan tingkat inflasi Indonesia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah deposito di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka sebaiknya Pertama, pemerintah meningkatkan iklim usaha yang dapat mendorong kegiatan ekonomi serta kesempatan kerja. Serta bisa menjaga laju inflasi karena tingginya tingkat inflasi justru akan mengurangi minat masyarakat untuk menabung. Selanjutnya perlu adanya kestabilan tingkat inflasi untuk menunjang investasi secara regional. Kebijakan ini akan menciptakan dan meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga diharapkan tabungan masyarakat dapat meningkat. Kedua, perlunya usaha perbankan dalam meningkatkan minat masyarakat untuk menabung di bank. Kebijakan ini dapat dilakukan dengan menetapkan tingkat bunga riil yang positif, memberikan tingkat bunga khusus (prime rate) bagi penabung utama (nasabah yang memiliki simpanan besar di bank), menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pegawai bank terhadap nasabah, serta memperhatikan aspek fisik dalam kualitas pelayanan (kecanggihan dan kelengkapan peralatan dalam melayani nasabah).

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Deposito Berjangka, PDB, Suku Bunga Deposito, Inflasi.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HJ Public Finance
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 13 Sep 2012 09:16
Last Modified: 13 Sep 2012 09:16
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/15381

Actions (login required)

View Item View Item