PENGARUH KOMPETENSI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 JEKULO KUDUS

Nur Budi Wahyu Ning Tyas , 7101406559 (2011) PENGARUH KOMPETENSI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 JEKULO KUDUS. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

PDF (PENGARUH KOMPETENSI GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 JEKULO KUDUS) - Published Version
Restricted to Registered users only

Request a copy

    Abstract

    Prestasi belajar merupakan tolok ukur maksimal yang telah dicapai siswa setelah melakukan perbuatan belajar selama waktu yang telah ditentukan bersama. Diduga prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam proses belajar mengajar dan fasilitas belajar. Guru merupakan salah satu komponen yang memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar, sedangkan fasilitas belajar merupakan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah untuk memperlancar proses pembelajaran dan membantu guru memperjelas penyampaian materi yang disampaikan. Akan tetapi kenyataannya masih banyak siswa memperoleh nilai dibawah KKM yaitu 70. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian ” Pengaruh Kompetensi Guru dalam Proses Belajar Mengajar dan Fasilitas Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Jekulo”. Permasalahan dari penelitian ini adalah (1) Apakah ada pengaruh kompetensi guru terhadap prestasi belajar siswa (2) Apakah ada pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa (3) Apakah ada pengaruh kompetensi guru dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh kompetensi guru dalam proses belajar mengajar terhadap prestasi belajar siswa, (2) mengetahui pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa, (3) mengetahui pengaruh kompetensi guru dalam proses belajar mengajar dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 280 siswa, sehingga diperoleh sampel sebanyak 164 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu kompetensi guru dalam proses belajar mengajar (X1) dan fasilitas belajar (X2) serta variabel terikat yaitu prestasi belajar siswa (Y). Metode pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi dan observasi. Hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar kategori baik dengan persentase 64,02%, fasilitas belajar kategori baik dengan persentase 45,12%, dan nilai rerata prestasi belajar siswa 68,08% . Hasil analisis regresi berganda Ŷ = 24,848 + 0,187X1 + 0,826X2. Uji t diperoleh thitung 5.989 pada tingkat nilai probabilitas 0,000 ≤ α (0,05) untuk variabel kompetensi guru dalam proses belajar mengajar, berarti adanya pengaruh kompetensi guru dalam proses belajar mengajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 1,82%. Variabel fasilitas belajar dengan uji t diperoleh thitung 8.180 pada tingkat nilai probabilitas 0,000 ≤ α (0,05). Berarti adanya pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 2,93%. Sedangkan hasil uji F diperoleh Fhitung 105,419 pada tingkat nilai probabilitas 0,000 ≤ α (0,05), berarti bahwa adanya pengaruh antara kompetensi guru dalam proses belajar mengajar dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 56,2% dan sisanya 43,8% dipengaruhi variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Hasil penelitian, disimpulkan bahwa secara parsial maupun simultan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar dan fasilitas belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi siswa kelas X. Saran yang dapat penulis ajukan berdasarkan hasil penelitian yaitu : 1) Dilihat dari kompetensi guru dalam proses belajar mengajar, diharapkan guru lebih meningkatkan dalam pemanfaatan media pembelajaran, dan 2) Dilihat dari fasilitas belajar, hendaknya menyediakan laboratorium IPS, sehingga pada waktu pembelajaran yang memerlukan laboratorium dapat berjalan dengan efektif.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kompetensi Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Fasilitas Belajar, Prestasi Belajar.
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 14 Apr 2011 21:07
    Last Modified: 14 Apr 2011 21:07

    Actions (login required)

    View Item