Model Pembelajaran Gerak Kekuatan Otot Tungkai dalam Penjasorkes melalui Pendekatan Lingkungan Pantai Siswa Kelas V SD Negeri Kejambon 4 Kota Tegal Tahun Pelajaran 2010/2011

Aeni, 6102909054 (2011) Model Pembelajaran Gerak Kekuatan Otot Tungkai dalam Penjasorkes melalui Pendekatan Lingkungan Pantai Siswa Kelas V SD Negeri Kejambon 4 Kota Tegal Tahun Pelajaran 2010/2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan yang akan diteliti adalah bagaimana model pembelajaran gerak kekuatan otot tungkai dalam penjasorkes melalui pendekatan lingkungan pantai siswa kelas V SD Negeri Kejambon 4 Kota Tegal Tahun Pelajaran 2010 / 2011. Adapun tujuan penelitian untuk menghasilkan model pembelajaran gerak kekuatan otot tungkai dalam penjasorkes melalui pendekatan lingkungan pantai. Penelitian ini merupakan penelitian berbasis pengembangan (research - based development) yang tujuan penggunaannya untuk pemecahan masalah praktis yang berorientasi pada produk. Dalam hal ini, model pembelajaran gerak kekuatan otot tungkai yang dimodifikasi ke dalam sebuah permainan melalui pendekatan lingkungan pantai untuk melatih kekuatan otot anggota bagian bawah, terbagi ke dalam dua tahap, yaitu uji coba skala kecil dan uji lapangan (skala besar). Instrumen penelitian ini berbentuk kuesioner untuk siswa dan lembar evaluasi ahli masing-masing sebanyak 15 butir pertanyaan. Subyek penelitian meliputi satu orang ahli pendidikan jasmani dan olahraga (Pembimbing Penjasorkes), dua orang ahli pembelajaran penjasokes (Guru Penjasorkes), siswa yang terlibat uji coba skala kecil berjumlah 12 orang, dan siswa yang terlibat dalam uji coba skala besar berjumlah 28 orang masing-masing siswa kelas V SD Negeri Kejambon 4 Kota Tegal. Berdasarkan hasil kuesioner yang diberikan kepada 12 siswa dari aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif diperoleh jawaban 100% model sangat baik dan bisa serta layak digunakan. Akan tetapi pendapat dari ahli, ada beberapa perbaikan pada tahap-tahap permainan. Berikut revisinya : runtutan permainan dibuat selang-seling agar lebih menantang dan terlihat aktif bergerak. Setelah direvisi, hasil dari kuesioner siswa sejumlah 28 siswa yang meliputi aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif diperoleh 100% model pembelajaran sangat baik dan layak digunakan di lingkungan pantai. Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran gerak kekuatan otot tungkai yang dimodifikasi kedalam permainan dengan pendekatan lingkungan pantai layak digunakan. Sehingga saran peneliti (1) sebaiknya model pembelajaran dibuat semenarik mungkin, baik media pembelajaran, sarana dan prasarana, maupun teknik pembelajaran, dan (2) penggunaan model pembelajaran ini harus memperhatikan faktor keamanan dari keselamatan bagi siswa baik alat, media belajar, maupun pemilihan sumber belajar yang digunakan

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: model pembelajaran, gerak kekuatan otot tungkai, penjasorkes, pendekatan lingkungan pantai
Subjects: O Sport > Education, Training, Research
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 11 Sep 2012 03:56
Last Modified: 11 Sep 2012 03:56

Actions (login required)

View Item