Implementasi Pembelajaran IPS Terpadu di SMP dan MTS Se-Kecamatan Belik dan Wakumpul Kabupaten Pemalang

Syaiful Umam, 7101407305 (2012) Implementasi Pembelajaran IPS Terpadu di SMP dan MTS Se-Kecamatan Belik dan Wakumpul Kabupaten Pemalang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu merupakan suatu mata pelajaran disekolah dasar dan menengah pertama yang merupakan integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial meliputi geografi, sejarah, ekonomi, namun dalam pelaksanaanya ditemukan berbagai kendala-kendala dalam pembelajaran IPS Terpadu di SMP dan MTS Se-kecamatan Belik dan Watukumpul. Tujuan penelitian ini: (1) Guru dalam memahami materi pelajaran IPS Terpadu, (2) Guru mencari kekurangan sumber belajar untuk menunjang pembelajaran IPS terpadu, (3) Guru dalam menerapkan metode pembelajaran IPS Terpadu, (4) Guru dalam menggunakan media untuk pembelajaran IPS terpadu. Dalam penelitian ini populasi dan sampelnya berjumlah 29 guru IPS Terpadu kelas VII, VIII, IX, jadi seluruh jumlah guru dijadikan sampel dalam penelitian ini. Variabel dalam penelitian ini adalah (1) Guru, (2) Kegiatan Pembelajaran IPS, (3) Silabus dan RPP. Alat pengumpulan data dengan metode kuesioner dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian dengan analisis deskriptif kuantitatif diperoleh bahwa (1) 44,8% guru dalam memantapkan pemahaman materi dengan merangkum, meringkas, meriviw, 44,8% guru dalam menyajikan konsep materi dengan memanfaatkan peta/data/fakta, 48,3% guru dalam menggali masa silam dengan menggali masa silam yang dapat bermanfaat untuk masa akan datang, 27,6% guru dalam memanfaakan fakta dengan memanfaatkan fakta dan data untuk memahami konsep secara individual, (2) 27,56% guru dalam menyesuaikan sumber belajar dengan menyesuaikan sumber belajar dengan lingkungan siswa, (3) 34,4% dalam dengan kegiatan klasikal sesuai tujuan/materi/kebutuhan siswa, (27,6%) dengan pelaksaan kegiatan klasikal sesuai waktu dan fasilitas pembelajaran, 44,8% guru dalam kegiatan pembelajaran IPS menggunakan metode Diskusi dan Ceramah, (4) 34,48% guru menggunakan satu media yang sesuai dengan tujuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) guru dalam mengatasi kendala dengan: Dalam pemahaman materi IPS terpadu adalah mengaitkan masa lalu yang bisa diterapkan pada masa akan datang, dalam menyajikan konsep IPS terpadu memanfaatkan media seperti (peta, lingkungan sekitar, ruang), dan merangkum, meringkas, dan mereview, (2) Dalam mencari sumber belajar guru mencari sumber belajar yang sesuai tujuan pembelajaran, dengan memanfaatkan alam sekitar, laboratorium, museum dan buku paket, (3) Dalam menggunakan metode guru menyesuaikan pada materi sesuai dengan metode yang berkaitan dengan materi, (4) Dalam penggunaan media guru menggunakan satu atau dua media yang sesuai materi yang akan disampaikan. Saran dalam penelitian ini adalah: (1) Dan karena latar belakang guru IPS Terpadu masih berbeda-beda, maka guru IPS perlu meningkatkan pemahaman dalam pembelajaran dengan diskusi dengan guru yang lebih tahu dan eksplorasi, (2) Guru harus lebih kreatif dengan mengembangkan media yang menarik supaya kegiatan pembelajaran dapat optimal (3) Agar siswa tidak terpaku pada buku paket dan LKS, guru mencari sumber belajar yang lain bisa dari internet maupun yang lainya, (4) Guru perlu melakukan penyesuaian pembelajaran dengan kemungkinan mendekati metode (contextual theacher learning) CTL.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Implementasi, Pembelajaran IPS Terpadu
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 10 Sep 2012 01:14
Last Modified: 10 Sep 2012 01:14

Actions (login required)

View Item