Profil Kemampuan Memecahkan Masalah Ilmiah Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Semarang (UNNES

Fahmi, 4201406034 (2012) Profil Kemampuan Memecahkan Masalah Ilmiah Mahasiswa Fisika Universitas Negeri Semarang (UNNES. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Mahasiswa merupakan kaum akademisi yang menempati strata paling tinggi dalam dunia pendidikan di Indonesia bahkan di dunia. Maka, tidak heran ketika mahasiswa menjadi pioneer pergerakan perubahan di Indonesia. Mahasiswa juga dituntut untuk menjadi teladan dalam hal apapun di masyarakat, lebih-lebih dalam pendidikan. Pembelajaran fisika di perguruan tinggi berbeda dengan pembelajaran fisika di tingkat SMA, di perguruan tinggi mahasiswa dituntut untuk lebih mengembangkan diri serta tidak bergantung dari dosen yang mengampu, mahasiswa harus bisa lebih mandiri mempersiapkan dirinya sendiri dalam segala hal, untuk itulah dalam pembelajaran mahasiswa harus bisa mencari metode yang tepat serta dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mencari informasi dalam menambah wawasan. Salah satu kemampuan yang penting bagi seorang mahasiswa adalah kemampuan memecahkan masalah ilmiah. Karena di dalam dunia kerja, kemampuan memecahkan maslah ilmiah inilah yang akan sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, mengingat betapa pentingnya kemampuan ini, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dalam memecahkan masalah ilmiah mahasiswa fisika Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dimana data diperoleh melalui angket yang diberikan kepada sampel mahasiswa per angkatan yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang kemampuan memecahkan masalah ilmiah untuk menggali sejauh mana gambaran umum kemampuan memecahkan masalah ilmiah dan kesempatan untuk mengembangkannya dalam perkuliahan pada mahasiswa fisika UNNES per angkatan menurut persepsi mahasiswa. Untuk dapat memecahkan masalah ilmiah sesuai dengan metode ilmiah, maka seseorang harus mampu berpikir prosedural, yaitu kemampuan mengenali pertanyaan terbuka (divergen) dan pertanyaan tertutup (konvergen), kemampuan mengenali hipotesis, kemampuan mengenali percobaan terkontrol, kemampuan mengenali variabel kontrol, kemampuan mengenali variabel bebas, kemampuan mengenali variabel tergantung, kemampuan mengenali/ membaca grafik, kemampuan menganalisis ketidakpastian data pengukuran dan kemampuan mengenali cara menarik kesimpulan. Apabila data telah terkumpul kemudian ditabulasikan dan ditentukan rata-rata persentasenya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa fisika dalam memecahkan masalah ilmiah bervariasi pada setiap jenjang semesternya. Ada satu aspek kemampuan yang masih tergolong rendah bagi mahasiswa semester 1, 3 dan 5 yaitu dalam mengenali/ membaca grafik. Tetapi secara keseluruhan kemampuan mahasiswa fisika dalam memecahkan masalah ilmiah sudah baik dan mengalami peningkatan kemampuan pada setiap jenjang semesternya.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pembelajaran fisika, kemampuan memecahkan masalah ilmiah
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Q Science > QC Physics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Fisika, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 09 Sep 2012 22:04
Last Modified: 09 Sep 2012 22:04

Actions (login required)

View Item