Pengembangan Personal Skill Melalui Pembelajaran PKn di SMA Negeri 1 Pati

Ria Yuni Lestari,, 3401408049 (2012) Pengembangan Personal Skill Melalui Pembelajaran PKn di SMA Negeri 1 Pati. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Data Depdiknas tahun 2007 mengungkapkan bahwa usia SMA yang dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi baik S1 maupun Diploma hanya sebesar 17,25%, berarti sejumlah 82,75% anak usia SMA atau sederajat tidak mampu meneruskan ke jenjang perguruan tinggi. Dari data BPS (2008) terungkap bahwa sebagian besar pengangguran terbuka merupakan lulusan SMA atau sederajat (15,2%) serta data BPS (2009) terungkap bahwa (45,2%) tindakan kriminalitas dilakukan oleh remaja. Dapat diduga bahwa lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dan menjadi pengangguran karena tidak adanya bekal dan kesiapan kerja meningkatkan angka kriminalitas pada remaja, karena hanya aspek kognitif yang ditekankan. Tujuan penelitian ini: (1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran PKn di SMA N 1 Pati; (2) mengetahui pengembangan personal skill melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Pati; (3) mengetahui hambatan dalam pengembangan personal skill melalui pembelajaran PKn di SMA N 1 Pati. Metode penelitian dalam skripsi ini adalah metode kualitatif. Lokasi penelitian di SMA N 1 Pati. Metode pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk mengecek keabsahan data dalam rangka membuktikan kebenaran hasil penelitian dengan kenyataan di lapangan, peneliti menggunakan teknik triangulasi data sumber dengan membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara, membandingkan apa yang dikatakan guru dengan apa yang dikatakan oleh siswa, dan membandingkan wawancara dengan isi dokumen yang berkaitan. Hasil penelitian menyatakan pelaksanaan pembelajaran Pkn di SMA N 1 Pati dilakukan dengan menyusun perangkat pembelajaran yang terdiri dari prota, promes, silabus dan RPP yang dibuatoleh tim guru MGMP yang berada di SMA N 1 Pati. Materi pelajaran kelas XI PKn terdiri dari menganalisis budaya politik di Indonesia, menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani, menampilkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menganalisis hubungan innternasional dan organisasi Internasional, dan menganalisis hubungan internasional dan organisasi internasional. Guru PKn SMA N 1 Pati selalu menggunakan media pembelajaran, mtode yang digunakan dalam pembelajaran PKn adalah metode ceramah, diskusi, pemberian tugas, sosiodrama dan debat. Penilaian pembelajaran PKn terdiri dari penilian test dan non test, ulangan, tugas dan sikap. Dalam pengembangan personal skill (1) kesadaran akan makhluk ciptaan Tuhan dalam setiap pembelajaran selalu diawali dan diakhiri dengan doa, hal tersebut bertujuan agar siswa selalu ingat terhadap Tuhan; (2) kesadaran sebagai anggota masyarakat atau warganegara dengan cara menyanyikan lagu-lagu yang bertema kebangsaan di akhir pembelajaran sehingga siswa lebih mendalami kedudukannya sebagai bagian dari negara; (3) kesadaran akan kelebihan dan kekurangan (bakat) dengan metode sosiodrama; (4) tanggung jawab dengan memberikan jangka waktu pemberian tugas dan mengumpulkan tugas; (5) mandiri dengan metode pemberian tugas; (6) disiplin dengan mengecek kerapian siswa dan tugas-tugas siswa; (7) kecakapan menggali dan mengolah informasi dengan metode ceramah, diskusi, debat; dan (8) penyelesaian masalah (problem solving) dengan metode diskusi dan debat. Hambatan internal yang terdiri dari keterbatasan waktu, prasarana yang kurang mendukung dan pembelajaran yang kurang kondusif, dan hambatan eksternal seperti budaya sekolah yang selalu mengaharuskan siswa untuk menata ruang kelas dan bangku untuk ujian, baik ujian apapun menjadi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran PKn terdiri atas perencanaan, materi pelajaran, media pembelajaran, metode, proses pembelajaran serta evaluasi atau penilaian. Pengembangan personal skill dilaksanakan dengan baik seperti penyadaran akan makhluk ciptaan Tuhan dalm diri siswa, kesadaran sebagai anggota masyarakat atau warga negara, kesadaran akan kelebihan dan kekurangan (bakat), tanggung jawab, mandiri, disiplin dan percaya diri. Saran yang diajukan peneliti yaitu: (1) kepada guru Pkn, dalam pembuatan perencanaan pembelajaran PKn seharusnya menyusun administrasi pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, dan penilian sendiri karena guru yang bersangkutanlah yang lebih paham dan bisa menyesuaikan peragkat dengan kondisi siswa, serta dalam pengembangan personal skill lebih berinovasi dalam penggunaan metode yang lain agar lebih kreatif dan inovatif; (2) kepala sekolah, untuk mengatasi hambatan yang dihadapi dalam pengembangan personal skill melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, kepala sekolah memberikan arahan kepada komponen sekolah yang terkait, seperti pembina organisasi dan ekstrakurikuler serta mengganti bangku siswa yang biasa digunakan dengan bangku yang berbentuk individu seperti bangku-bangku yang digunakan mahasiswa, sehingga siswa tidak perlu menata bangku untuk ujian

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Personal skill, Pembelajaran PKn
Subjects: J Political Science > JC Political theory
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 04 Sep 2012 20:07
Last Modified: 04 Sep 2012 20:07

Actions (login required)

View Item