Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Problem Based Learning Menggunakan Media Visual Siswa Kelas IV D SDN Ngaliyan 01

Khoirudin Akhmad Fauzi, 1402408313 (2012) Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Melalui Model Problem Based Learning Menggunakan Media Visual Siswa Kelas IV D SDN Ngaliyan 01. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan mata pelajaran yang mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi tentang isu sosial. Problem based learning merupakan model yang bertujuan merangsang terjadinya proses berpikir dalam situasi bermasalah. Berdasarkan observasi awal ditemukan masalah dalam pembelajaran IPS di kelas IV D SDN Ngaliyan 01. Proses pembelajaran berpusat pada guru, kurangnya aktivitas siswa sehingga siswa bosan dan tidak fokus dalam pembelajaran. Penerapan model problem based learning menggunakan media visual diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di kelas IV D SDN Ngaliyan 01. Adapun rumusan masalah penelitian adalah apakah penerapan model problem based learning menggunakan media visual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS siswa kelas IV D SDN Ngaliyan 01? Tujuan penelitian adalah setelah diterapkan model problem based learning menggunakan media visual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS siswa kelas IV D SDN Ngaliyan 01. Penelitian dilakukan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV D dengan jumlah keseluruhan sebanyak 36 siswa, perempuan 18 dan laki-laki 18 anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes dan non tes. Sedangkan teknik analisis datanya adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterampilan guru siklus I memperoleh skor rata-rata 21,5 kategori cukup dan siklus II meningkat menjadi 28,5 kategori baik, (2) Aktivitas siswa siklus I memperoleh skor rata-rata 17,45 kategori cukup dan siklus II meningkat menjadi skor rata-rata 21,29 kategori baik, (3) Ketuntasan hasil belajar siswa meningkat. Pada siklus I hasil belajar siswa mendapat nilai rata-rata 69,06 dengan persentase 72% siswa tuntas belajar dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 72,71 dengan persentase 91% siswa tuntas belajar. Ini menunjukkan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus II > 75% sehingga dinyatakan berhasil. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya peningkatan keterampilan guru pada proses pembelajaran yaitu siklus I rata-rata 21,5 kategori cukup, siklus II rata- rata menjadi 28,5 kategori baik, adanya peningkatan aktivitas belajar siswa pada proses pembelajaran yaitu siklus I rata-rata 17,45 kategori cukup dan siklus II rata- rata menjadi 21,29 dengan kategori baik, adanya peningkatan hasil belajar pada pembelajaran IPS melalui model problem based learning menggunakan media visual yakni siklus I rata-rata 69,06 dan siklus II rata-rata 72,71. Saran bagi guru adalah untuk meningkatkan hasil belajar, guru perlu meningkatkan keterampilan mengajar dan aktivitas siswa di dalam maupun luar kelas Guru sebaiknya membiasakan pembelajaran IPS dan mata pelajaran lain menggunakan masalah berkaitan kehidupan sehari-hari siswa melalui model problem based learning.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: kualitas pembelajaran IPS, model problem based learning, media visual
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 03 Sep 2012 21:35
Last Modified: 03 Sep 2012 21:35

Actions (login required)

View Item