Analisis Tingkat Kemampuan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Secang dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Segiempat Ditinjau Dari Langkah Polya

Diah Fatmawati, 4101407058 (2011) Analisis Tingkat Kemampuan Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Secang dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Segiempat Ditinjau Dari Langkah Polya. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Materi segiempat bagi siswa SMP adalah materi yang sulit dipahami karena membutuhkan imajinasi yang tinggi dalam proses pemecahan masalahnya. Model pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran yang tepat untuk mengajarkan materi segiempat karena berfokus pada dunia nyata. Langkah Polya merupakan strategi pemecahan yang sistematis bisa membantu siswa dalam melakukan pemecahan masalah. Langkah Polya tersebut adalah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil jawaban. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi segiempat ditinjau dari langkah Polya melalui model pembelajaran berbasis masalah dan untuk mengetahui kesalahan dan penyebab kesalahan tersebut. Teknik penentuan subjek dalam penelitian kualitatif ini adalah purposive sampling. Evaluasi yang diberikan berupa tes awal dan tes penelitian. yang menjadi kelas penelitian adalah kelas VIID. Setiap satu soal, subjek penelitian yang diwawancara adalah 3 orang, yaitu siswa yang melakukan kesalahan pada tiap langkah Polya memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian. Subjek penelitian yang diwawancara sebanyak 18 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes awal, siswa yang bisa mencapai langkah memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian secara berturut-turut yaitu sebanyak 47,7%. 29%, dan 16,7%. Dan dalam menyelesaikan soal matematika materi segiempat pada tes formatif dengan langkah Polya melalui model pembelajaran berbasis masalah siswa yang mencapai tingkat memahami masalah sebanyak 70%, siswa yang mencapai tingkat merencanakan penyelesaian sebanyak 61,5% sedangkan pada tingkat melaksanakan rencana penyelesaian yang berhasil mencapai tingkatan tersebut pada pada tes formatif sebanyak 45%. Kesalahan yang dilakukan pada langkah pertama adalah kesalahan interpretasi bahasa. Pada langkah merencanakan penyelesaian kesalahan yang dilakukan adalah kesalahan konsep. Pada langkah melaksanakan rencana kesalahan yang dilakukan meliputi kesalahan penggunaan data, kesalahan teknis dan kesalahan penarikan kesimpulan. Pada langkah memeriksa kembali, kesalahan yang dilakukan adalah kesalahan teknis. Guru perlu menerapkan suatu model pembelajaran dan strategi pemecahan masalah yang sesuai dalam menyampaikan materi segiempat agar dapat membantu dalam belajar siswa dan perlu memberikan banyak latihan dengan variasi soal pada siswa agar siswa lebih terlatih dan terampil.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: analisis tingkat kemampuan, segiempat, langkah Polya
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 27 Aug 2012 03:56
Last Modified: 27 Aug 2012 03:56

Actions (login required)

View Item