Peningkatan Kualitas Pembelajaran PKn melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas IV SDN Petompon 02 Semarang

Ulya Irmawati, , 1402407178 (2011) Peningkatan Kualitas Pembelajaran PKn melalui Model Problem Based Learning (PBL) pada Siswa Kelas IV SDN Petompon 02 Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan siswa dalam memahami materi PKn di kelas IV SDN Petompon 02 Semarang dan belum optimalnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran PKn sehingga berakibat pada perolehan hasil belajar siswa yang rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah cara meningkatkan kualitas pembelajaran PKn yang meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar PKn pada siswa kelas IV SDN Petompon 02. Adapun pemecahan masalah yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Menurut Arends (dalam Trianto, 2007: 68), PBL merupakan suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa mengerjakan permasalahan yang autentik dengan maksud untuk menyusun pengetahuan mereka sendiri, mengembangkan inkuiri, dan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PKn pada siswa kelas IV SDN Petompon 02 Semarang yang meliputi: keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar PKn dengan menggunakan model PBL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN Petompon 02. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pembelajaran PKn melalui model PBL mengalami peningkatan yaitu pada variabel keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar PKn. Keterampilan guru dalam pembelajaran PKn pada siklus I mendapat 70,8% (kriteria baik), siklus II mendapat 79,2% (kriteria baik), dan siklus III mendapat 87,5% (kriteria baik sekali). Aktivitas siswa dalam pembelajaran PKn pada siklus I mendapat 65% (kriteria cukup), siklus II mendapat 73% (kriteria baik), dan perbaikan pada siklus III mendapat 79% (kriteria baik). Hasil belajar PKn pada siklus I persentase ketuntasan belajar sebesar 64,3% dengan nilai rata-rata 71,4, siklus II sebesar 76,2% dengan nilai rata-rata 71,6. Setelah dilakukan tindakan perbaikan pada siklus III, ketuntasan belajar klasikal menjadi 83,3% dengan nilai rata-rata 80,4. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah melalui model PBL, keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar PKn meningkat. Saran yang dapat disampaikan adalah diharapkan kepada guru agar dapat menerapkan model PBL sebagai upaya untuk mencari solusi atas permasalahan pembelajaran PKn

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kualitas pembelajaran, PKn, PBL
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 22 Aug 2012 23:07
Last Modified: 22 Aug 2012 23:07

Actions (login required)

View Item