Pengentasan Siswa Introvert melalui pendekatan behavior dengan teknik modeling di kelas VIII C SMP Negeri 2 Bulakamba Brebes Tahun Ajaran 2011/2012


Fitria Ristianti, 1301407085 (2012) Pengentasan Siswa Introvert melalui pendekatan behavior dengan teknik modeling di kelas VIII C SMP Negeri 2 Bulakamba Brebes Tahun Ajaran 2011/2012. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Pengentasan Siswa Introvert melalui pendekatan behavior dengan teknik modeling di kelas VIII C SMP Negeri 2 Bulakamba Brebes Tahun Ajaran 2011/2012] Microsoft Word (Pengentasan Siswa Introvert melalui pendekatan behavior dengan teknik modeling di kelas VIII C SMP Negeri 2 Bulakamba Brebes Tahun Ajaran 2011/2012) - Published Version
Download (34kB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMP N 2 Bulakamba Brebes menunjukkan bahwa siswa introvert mengalami masalah dengan pengungkapan dirinya yang diperoleh dari penyebaran DCM pada kelas VIII C. Melalui pemberian konseling behavior teknik modeling diharapkan masalah pengungkapan diri siswa introvert dapat diatasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menangani kasus pengungkapan diri pada siswa introvert menggunakan pendekatan behavior dengan teknik modeling di SMP N 2 Bulakamba Brebes tahun ajaran 2011/2012. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penanganan kasus. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah tiga siswa introvert. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis isi, komparatif dan logis. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa subyek pertama SW, sudah dapat mengungkapkan pendapatnya didepan orang banyak saat berdiskusi/di kelas, tidak takut salah, tidak ragu bila ingin mengungkapkan yang dipikirkannya, tidak merasa takut, terbuka, dapat percaya diri, tidak gugup, dapat berbicara dan tidak keluar keringat bila berada dihadapan orang banyak. Klien tidak kesulitan mendapatkan teman. Subyek kedua NH, sudah dapat mengungkapkan pendapatnya didepan orang banyak saat berdiskusi/di kelas, tidak takut salah dan tidak ragu bila ingin mengungkapkan yang dipikirkannya, tidak merasa takut, canggung, dapat percaya diri, tidak gugup, dapat berbicara dan tidak keluar keringat bila berada dihadapan orang banyak. Bila ada masalah dapat terbuka, dan tidak kesulitan mendapatkan teman/takut dengan orang yang baru dikenalnya. Subyek yang ketiga ST, sudah dapat mengungkapkan pendapatnya didepan orang banyak saat berdiskusi/di kelas, tidak takut salah dan tidak ragu bila ingin mengungkapkan yang dipikirkannya, tidak merasa takut, dapat percaya diri, tidak gugup, dapat berbicara dan tidak keluar keringat bila berada dihadapan orang banyak. Bila ada masalah dapat terbuka, tidak kesulitan mendapatkan teman dan percaya diri dengan ekonomi keluarganya. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masalah pengungkapan diri pada tiga siswa introvert teratasi dengan pendekatan behavior teknik modeling. Peneliti memberikan saran a) guru pembimbing mengadakan konseling individu dengan berbagai pendekatan, b) sekolah lebih mendukung aktivitas guru pembimbing dalam menyelenggarakan layanan konseling diluar kelas.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: pengungkapan diri, siswa introvert, pendekatan behavior teknik modeling.
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 16 Aug 2012 04:02
Last Modified: 16 Aug 2012 04:02
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/13990

Actions (login required)

View Item View Item