Tradisi Kesenian Sitren Di Desa Sambong Kecamatan Batang Kabupaten Batang.

Devi Ratna S, 2102407056 (2012) Tradisi Kesenian Sitren Di Desa Sambong Kecamatan Batang Kabupaten Batang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Tradisi Kesenian Sintren di Desa Sambong Kecamatan Batang Kabupaten Batang dilaksanakan setiap ada hari-hari penting dan dilaksanakan pada malam hari. Tradisi Sintren ini merupakan salah satu tradisi yang masih dilaksanakan dan dilesatrikan sampai sekarang oleh masyarakat Desa Sambong dan sekitarnya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah yaitu (1) Bagaimana bentuk dari tradisi Sintren di desa Sambong Kecamatan Batang Kabupaten Batang?, (2) Apa makna yang terdapat pada tradisi Sintren di desa Sambong Kecamatan Batang Kabupaten Batang?, (3) apa fungsi dari tradisi Sintren di desa Sambong Kecamatan Batang Kabupaten Batang. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui bentuk dari tradisi Sintren di Desa Sambong, (2) Mengetahui makna yang terdapat pada tradisi Sintren di desa Sambong, (3) Mengetahui fungsi dari tradisi Sintren di desa Sambong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan folklor. Data dalam penelitian ini yaitu hasil wawancara dengan pawang Sintren, pelaku Sintren, perangkat desa, dan masyarakat. Sumber data yang diperoleh dengan cara terjun langsung mengikuti dan mengamati pelaksanaan Sintren di desa Sambong. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penyajian hasil analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk Sintren yaitu dijelaskan pada proses pelaksanaan Sintren yaitu, tempat, waktu, proses pelaksanaan, dan umbarampe atau perlengkapan yang dibutuhkan dalam Sintren. Makna dan Simbol tradisi Sintren yaitu Sintren masih diyakini keberadaannya sebagai permohonan keselamatan dan perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan karunia yang telah diberikan. Fungsi tradisi Sintren yaitu sebagai alat pencerminan angan-angan, sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga budaya, sebagai alat pendidikan, sebagai alat pemaksa dan pengawas norma-norma masyarakat akan dipatuhi oleh anggota kolektifnya, fungsi ekonomi, fungsi religi, dan fungsi sosial. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, saran yang dapat disampaikan yaitu masyarakat hendaknya menjaga kelestarian tradisi Sintren di desa Sambong terutama para generasi penerusnya, diharapkan dapat bermanfaat sebagai acuan penelitian berikutnya dalam pengembangan folklor, dan sebaiknya digunakan sebagai bahan ajar sastra di sekolah untuk mengenal kearifan lokal.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Tradisi Sintren, bentuk, makna, dan Fungsi
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 12 Aug 2012 21:36
Last Modified: 12 Aug 2012 21:36

Actions (login required)

View Item