Hubungan Adversity Quotient dengan Perilaku Kewirausahaan pada Peserta Program Mahasiswa Wirausaha Universitas Negeri Semarang Periode Tahun 2011

Adhi Nugroho, 1550407054 (2011) Hubungan Adversity Quotient dengan Perilaku Kewirausahaan pada Peserta Program Mahasiswa Wirausaha Universitas Negeri Semarang Periode Tahun 2011. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah perilaku kewirausahaan yang ada pada diri peserta Program Mahasiswa Wirausaha Universitas Negeri Semarang. Fenomena yang muncul adalah banyak peserta PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) yang gagal berwirausaha dikarenakan memiliki hambatan dalam pelaksanaan usahanya. Salah satu faktor yang dicurigai mempengaruhi perilaku kewirausahaan peserta PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) adalah ketahanan wirausahawan dalam menghadapi kesulitan, hal ini berkaitan dengan adversity quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Adversity Quotient (X) dengan Perilaku Kewirausahaan (Y) pada mahasiswa yang mengikuti PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa peserta PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) Universitas Negeri Semarang periode tahun 2011. Populasi dalam penelitian ini adalah 83 mahasiswa peserta PMW (Program Mahasiswa Wirausaha). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 62 mahasiswa, teknik sampling digunakan adalah total sampling. Total sampling merupakan teknik pengambilan sampel dimana semua individu dalam populasi diberikan kesempatan yang sama untuk menjadi anggota sampel. Data penelitian diambil menggunakan Skala Perilaku Kewirausahaan dan Skala Adversity Quotient. Metode analisis data yang digunakan dengan korelasi Product Moment. Skala Perilaku Kewirausahaan terdiri dari 53 aitem valid dengan kisaran koefisien validitas dari 0,266 sampai dengan 0,668 dan koefisien reliabilitasnya 0,936. Skala Adversity Quotient dari 35 aitem valid dengan kisaran koefisien validitas dari 0,258 sampai dengan 0,587 dan koefisien reliabilitasnya 0,894. Berdasarkan analisis korelasi diperoleh nilai r = 0,661 dengan nilai signifikansi atau p = 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa korelasi antara variabel X dan Y tergolong sangat signifikan. Peneliti menyimpulkan bahwa adversity quotient yang tinggi dalam diri individu menimbulkan perilaku kewirausahaan yang tinggi. Peneliti menyarankan kepada mahasiswa untuk lebih meningkatkan dan mempertahankan adversity quotient yang masih tergolong tinggi seperti jika melakukan kesalahan tidak terlalu larut untuk menyesalinya, tidak mudah menyalahkan diri jika gagal dan bertahan terhadap kesulitan sehingga perilaku kewirausahaan dapat meningkat yang tercermin dengan kuatnya aspek-aspek perilaku kewirausahaan.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Perilaku Kewirausahaan, Adversity Quotient
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 17 Jul 2012 00:13
Last Modified: 17 Jul 2012 00:13

Actions (login required)

View Item