Tingkat Keberhasilan Teknik Bantingan Bahu Olahraga Gulat dalam Pertandingan Gaya Romawi-Yunani pada Por-Prov Jawa Tengah di Solo Tahun 2009

Aditya Rosyana, 6301406020 (2011) Tingkat Keberhasilan Teknik Bantingan Bahu Olahraga Gulat dalam Pertandingan Gaya Romawi-Yunani pada Por-Prov Jawa Tengah di Solo Tahun 2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah teknik bantingan bahu dalam olahraga gulat cukup efektif untuk mendapatkan nilai ? 2)Berapa besar tingkat keberhasilan tehnik bantingan bahu dalam olahraga gulat gaya Romawi-Yunani pada Por-Prov Jawa Tengah di Solo Tahun 2009 ?Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Tingkat keberhasilan tehnik bantingan bahu olahraga untuk mendapatkan nilai 2) Besarnya tingkat keberhasilan bantingan bahu dalam olahraga gulat gaya Romawi-Yunani pada Por-Prov Jawa Tengah di Solo Tahun 2009. Metodologi penelitian ini menggunakan metode survey. Populasi penelitian adalah atlet gulat gaya Romawi-Yunani peserta POR-Prov Jawa Tengah di Solo tahun 2009 yang melakukan bantingan bahu, berjumlah 67 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet gulat gaya Romawi-Yunani yang menggunakan bantingan bahu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampel bertujuan atau purposive sampling. Pengolahan data menggunakan statistik deskriptif dengan rumus chi kuadrat untuk menghitung perbedaan frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Berdasarkan derajat kebebasan (dk) = 1 , dan taraf signifikansi 5%, ternyata chi kuadrat hitung = 48,286, lebih besar dari chi kuadrat tabel = 3,841 ( = 4,66 > = 3,841 ). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bantingan bahu yang dilakukan pada pertandingan Porprov Jateng tahun 2009 cabang olahraga gulat adalah efektif. 2) Dengan melihat data yang diperoleh terdapat perbandingan yang signifikan antara Berhasil : Gagal yaitu 28 : 14 atau 2 : 1, jika dimasukkan dalam hitungan persen (%) maka dari teknik bantingan bahu yang tercipta ternyata 66,67% adalah berhasil, dan sisanya sebanyak 33.3% adalah gagal. Saran yang penulis ajukan adalah : 1) Para atlet dan pelatih gulat harap diketahui bahwa teknik bantingan bahu ternyata efektif. Oleh sebab itu agar dalam latihan intensitas untuk latihan teknik bantingan bahu lebih ditingkatkan lagi dengan tanpa mengabaikan teknik yang lainnya. 2) Bagi para peneliti yang akan meneliti ulang penelitian ini, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan pada kejuaraan-kejuaraan gulat yang jauh lebih tinggi tingkatannya seperti PON atau SEA GAMES. Karena dengan event yang tingkatannya lebih tinggi dari PORPROV hasilnya akan berbeda dan akan mempunyai nilai manfaat yang lebih tinggi pula.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Subjects: O Sport > Education, Training, Research
O Sport > Physical fitness
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 16 Jul 2012 22:18
Last Modified: 16 Jul 2012 22:18

Actions (login required)

View Item