Studi Komparasi Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan Metode Pembelajaran Konvensional Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pokok Bahasan Jurnal Penyesuaian Kelas XI IPS SMA N 1 Banjarnegara


Afnan Sudrajat, 7101407084 (2011) Studi Komparasi Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan Metode Pembelajaran Konvensional Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pokok Bahasan Jurnal Penyesuaian Kelas XI IPS SMA N 1 Banjarnegara. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Studi Komparasi Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan Metode Pembelajaran Konvensional Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pokok Bahasan Jurnal Penyesuaian Kelas XI IPS SMA N 1 Banjarnegara] Microsoft Word (Studi Komparasi Metode Pembelajaran Kooperatif Jigsaw dan Metode Pembelajaran Konvensional Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pokok Bahasan Jurnal Penyesuaian Kelas XI IPS SMA N 1 Banjarnegara) - Published Version
Download (29kB)

Abstract

Proses pembelajaran yang telah dilalui siswa membentuk suatu hasil dari pembelajaran tersebut. Hasil belajar sendiri dipengaruhi oleh dua faktor, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternal menyebutkan bahwa sekolah juga dapat mempengaruhi hasil belajar. Hal ini bisa berkaitan dengan berbagai hal salah satunya disebabkan metode pengajaran akuntansi. Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran kooperatif jigsaw dan metode pembelajaran konvensional. Metode pembelajaran merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar khususnya hasil belajar akuntansi. Permasalahan dalam penelitian ini apakah ada perbedaan hasil belajar siswa dalam pokok bahasan jurnal penyesuaian antara penerapan metode pembelajaran kooperatif jigsaw dengan metode konvensional pada siswa kelas XI SMA N 1 Banjarnegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada beda hasil belajar siswa dalam pokok bahasan jurnal penyesuaian antara penerapan metode pembelajaran kooperatif jigsaw dengan metode konvensional pada siswa kelas XI SMA N 1 Banjarnegara Untuk menjawab hipotesis diadakan uji perbedaan dua rata-rata. Hasil penelitian diketahui rata-rata nilai post test kelas eksperimen = 77,94 dan rata-rata kelas kontrol = 69,95. Hasil dari analisis SPSS diperoleh Sig(2-tailed) pada Equal variances assumed. = 0,000 kurang dari taraf signifikan ( ) = 0,05, maka H ditolak yang berarti ada perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pembelajaran kooperatif jigsaw mempunyai rata-rata nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai pre test ke post test dimana peningkatan hasil belajar tes kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Selain itu keaktifan siswa didalam proses pembelajaran kelas eksperimen lebih aktif dari pada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelas eksperimen dengan metode kooperatif jigsaw lebih dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu metode pembelajaran kooperatif jigsaw dapat digunakan sebagai alternative dalam pembelajaran disekolah untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Metode pembelajaran kooperatif Jigsaw, Metode Pembelajaran Konvensional, Hasil Belajar
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 12 Jul 2012 03:11
Last Modified: 12 Jul 2012 03:11
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/13427

Actions (login required)

View Item View Item