Efektivitas Multiply Arcihivist System ( MAS ) Bagi Active Records Staff Dalam Kesiagaan Penyelamatan Arsip Dinamis Vital Di Badan – Badan Pemerintahan Pada Daerah Rawan Bencana Banjir Di Kecamatan Semarang Utara


Ardian. Sufandi, , 7101407304 (2011) Efektivitas Multiply Arcihivist System ( MAS ) Bagi Active Records Staff Dalam Kesiagaan Penyelamatan Arsip Dinamis Vital Di Badan – Badan Pemerintahan Pada Daerah Rawan Bencana Banjir Di Kecamatan Semarang Utara. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Efektivitas  Multiply Arcihivist System ( MAS ) Bagi   Active Records Staff Dalam Kesiagaan Penyelamatan Arsip Dinamis Vital  Di  Badan – Badan Pemerintahan Pada Daerah Rawan Bencana Banjir Di Kecamatan Semarang Utara] Microsoft Word (Efektivitas Multiply Arcihivist System ( MAS ) Bagi Active Records Staff Dalam Kesiagaan Penyelamatan Arsip Dinamis Vital Di Badan – Badan Pemerintahan Pada Daerah Rawan Bencana Banjir Di Kecamatan Semarang Utara) - Published Version
Download (30kB)

Abstract

Badan – badan pemerintahan sangat perlu menyimpan arsip dinamis Vital yang dianggap penting bagi kegiatan. Karena arsip dinamis dan informasi semakin penting demi keberlangsungan roda kerja badan pemerintahan, maka perlu perhatian lebih banyak demi keamanan serta keutuhan isi arsip dinamis vital, karena hakikatnya arsip dinamis vital asli yang rusak tidak dapat diperbaiki dan juga harga arsip dinamis vital tidak dapat dihitung dengan uang. Terjadinya banjir yang begitu sering dewasa ini di kecamatan Semarang Utara yang banyak terjadi di daerah pesisir seperti Kelurahan Tanjung Mas dan Kelurahan Bandarharjo yang mana memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kesuksesan seluruh kegiatan didunia kantor terutama dunia kearsipannya. Tercatat bahwa tingkat curah hujan di kedua kelurahan ini rata – rata 977 mm/thn, dengan jumlah hari dengan curah hujan tiap bulannya mencapai 55 kali/bulan ( data monografi kelurahan Tanjungmas dan Bandarharjo 2009 ). Mengingat para active records staff merasa tidak bisa melakukan manajemen dalam penjagaan kearsipan mengingat suhu udara diruang kantor ( badan – badan korporasi ) mereka mengalami suhu yang lembab, sehingga mempengaruhi kwalitas kearsipan. Populasi dalam penelitian ini adalah active records staff pada Badan – Badan Pemerintahan yang ada di 9 Kelurahan di Kecamatan Semarang Utara. Sehubungan dengan daerah terkena bencana hanya 2 kelurahan yang menjadi pemetaan daerah rawan bencana terparah maka teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik sampling bersyarat. Dengan total badan Pemenrintahan yang diambil sampel berjumlah 7 dengan jumlah active records staff 30 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini ada tiga komponen dalam menentukan keefektivitasan Multiply Arcihivist System ( MAS ) dalam kesiagaan penyelamatan arsip dinamis vital yaitu kegiatan kepegawaian / peningkatan jabatan fungsional arsiparis , kegiatan kearsipan , dan kegiatan perencanaan peminimalisiran dampak resiko bencana banjir dan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah keefektivitasan Multiply Arcihivist System ( MAS ). Alat pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, kuesioner dan wawancara semitersetruktur. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis uji parsial (t) dan uji simultan (F). Hasil analisis regresi data menunjukkan persamaan regresi sebagai berikut: Model regresi tersebut mengandung arti bahwa akan terjadi kenaikan satu skor pada indikator kegiatan kearsipan dan kegiatan perencanaan peminimalisiran dampak resiko bencana banjir di kantor apabila Active Records Staff menerapkan Multiply Archivist System. Disisi laian dalam persamaan tersebut dapat disimpulkan pula bahwa Multiply Archivist System tidak memiliki efektivitas atau dampak secara signifikan terhadap kegiatan kepegawaian yang dititik fokuskan pada peningkatan jabatan fungsional. Simpulan penelitian ini adalah Berdasarkan uji simultan dengan menggunakan analisis varian untuk regresi diperoleh sebesar 14,867 > dari 2,89 dengan probabilitas 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Hal ini dapat disimpulkan adanya keefektifan penggunaan Multiply Arcihivist System ( MAS ) bagi Active Records Staff dalam kesiagaan penyelamatan arsip dinamis vital di Badan – Badan Pemerintahan pada daerah rawan bencana banjir di Kecamatan Semarang Utara. Dimana adanya keterkaitan kegiatan kepegawaian, kegiatan kearsipan dan kegiatan perencanaan peminimalisiran dampak resiko bencana banjir bagi Active Records Staff dalam penerapan Multiply Arcihivist System ( MAS ). Namun secara uji parsial Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh untuk variabel kegiatan kepegawaian ( peningkatan Jabatan Active Records Staff ) adalah sebesar -1,57 < dari 2,025 artinya tidak mengalami signifikan, dimana nilai p-value 0,258 > 0,05 juga yang menyatakan variabel kegiatan kepegawaian (Active Records Staff ) tidak mengalami signifikansi terhadap dampak penerapan Multiply Archivist Sysem. Dalam penelitian ini dapat disarankan kepada para segenap Active Records Staff di badan – badan korporasi baik pemerintahan maupun swasta yang terindikasi rawan bencana sudah semestinya diterapkannya Multiply Arcihivist System demi terselamatkannya arsip dinamis vital.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Multiply Arcihivist System( MAS ), Bencana Banjir, Arsip Dinamis Vital
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 10 Jul 2012 08:41
Last Modified: 10 Jul 2012 08:41
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/13265

Actions (login required)

View Item View Item