Keefektifan Penggabungan Model Pembelajaran CIRC dan TGT Terhadap Hasil Belajar dan Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana Pada Materi Logika Matematika


Istiqomatunnisa, 4101407087 (2012) Keefektifan Penggabungan Model Pembelajaran CIRC dan TGT Terhadap Hasil Belajar dan Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana Pada Materi Logika Matematika. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Keefektifan Penggabungan Model Pembelajaran CIRC dan TGT Terhadap Hasil Belajar dan Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana Pada Materi Logika Matematika] Microsoft Word (Keefektifan Penggabungan Model Pembelajaran CIRC dan TGT Terhadap Hasil Belajar dan Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana Pada Materi Logika Matematika) - Published Version
Download (28kB)

Abstract

Kondisi geografis kawasan Bumijawa memungkinkan banyak bencana alam, maka perlu upaya pengarusutamaan PRB dengan memanfaatkan pendidikan untuk membangun ketahanan bencana. Mengingat beratnya beban kurikulum maka pilihannya adalah mengintegrasikan PRB ke mata pelajaran dari kurikulum, misalnya pada materi logika matematika. Akan tetapi, berdasarkan nilai ulangan logika matematika di SMK N 1 Bumijawa tahun pelajaran 2009/2010, peserta didik yang mencapai KKM hanya 61%. Penggabungan model pembelajaran CIRC dan TGT menjadi solusi untuk mengintegrasikan PRB melalui metode membaca dan permainan, sehingga diharapkan hasil belajar materi logika matematika dan kesadaran PRB peserta didik lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggabungan model pembelajaran CIRC dan TGT terhadap hasil belajar logika matematika dan kesadaran PRB. Populasi penelitian ini adalah semua peserta didik kelas X SMK N 1 Bumijawa tahun ajaran 2010/2011. Sampel penelitian ini adalah kelas X TITL 1 dikenai perlakuan penggabungan model pembelajaran CIRC dan TGT sebagai kelas eksperimen, dan kelas X TITL 2 dikenai perlakuan model ekspositori sebagai kelas kontrol. Variabel bebas penelitian ini adalah penggabungan model pembelajaran CIRC dan TGT, variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta didik serta kesadaran pengarusutamaan PRB. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, angket, observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 77,92 dan kelas kontrol 71. Dari hasil uji ketuntasan belajar disimpulkan peserta didik kelas eksperimen dan kontrol telah mencapai ketuntasan belajar secara individual dan klasikal. Dari hasil uji perbedaan rata-rata disimpulkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih dari rata-rata hasil belajar kelas kontrol. Dari uji wilcoxon disimpulkan kesadaran PRB peserta didik sesudah memperoleh pembelajaran integrasi PRB dalam matematika lebih baik daripada sebelum memperoleh pembelajaran integrasi PRB. Dari hasil uji U-test disimpulkan kesadaran PRB peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan penggabungan model pembelajaran CIRC dan TGT menjadikan hasil belajar dan kesadaran pengarusutamaan PRB peserta didik lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori. Berdasarkan penelitian tersebut, peneliti memberikan saran bagi guru matematika agar menggunakan penggabungan model pembelajaran CIRC dan TGT dalam menyampaikan materi logika matematika dan PRB serta perlunya integrasi PRB oleh guru mata pelajaran yang lainnya.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: CIRC, TGT, Hasil Belajar, Pengarusutamaan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 07 Jul 2012 05:21
Last Modified: 07 Jul 2012 05:21
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/13128

Actions (login required)

View Item View Item