Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik Antara Model PembelajaranCeramahdan Model pembelajaran Numbered Heads Together Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 14 Semarang

Komsiana Sunhadji, 3501407052 (2012) Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik Antara Model PembelajaranCeramahdan Model pembelajaran Numbered Heads Together Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 14 Semarang. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu hal penting untuk menentukan maju mundurnya suatu bangsa. Kemajuan suatu bangsa di dukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Dalam usaha mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan strategi belajar mengajar yang diharapkan mampu memperbaiki sistem pendidikan yang telah berlangsung selama ini di mana masih banyak guru yang menggunakan model ceramah meskipun sudah menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sebagai kurikulum yang dipakai dalam kegiatan belajar mengajar.Oleh karena itu, perlu adanya sebuah model pembelajaran yang tidak hanya mengharuskan siswa menghafal fakta- fakta yang ada dilapangan. Namun sebuah model pembelajaran yang dapat mendorong siswa mengkontruksikan pengetahuan dibenak mereka sendiri, salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar adalah pembelajaran Numbered HeadsTogether. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran ceramah pada mata pelajaran sosiologi kelas X di SMA Negeri 14 Semarang (2) untuk mengetahui hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaranNumbered Heads Together pada mata pelajaran sosiologi kelas X di SMA Negeri 14 Semarang (3) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan model pembelajaran ceramah dengan model pembelajaran Numbered Heads Together pada mata pelajaran sosiologi kelas X di SMA Negeri 14 Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswakelas X-7 dengan jumlah siswa 36 dan siswa kelas X-8dengan jumlah siswa 34 di SMA Negeri 14 Semarang yang terdiri dari 2 kelas tahun ajaran 2011/ 2012. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan hasil nilai rata- rata raport khusus mata pelajaran sosiologi kelas X yang hampir sama, sehingga sampel tersebut dapat dianggap memiliki kemampuan yang sama dengan menggunakan metode Numbered HeadsTogether dan ceramah yang terdiri dari 36 siswa dan 34 siswa. Variabel penelitian ini terdiri (1) Hasil belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ceramah pada pokok bahasan interaksi sosial pada kelas X di SMA Negeri 14 Semarang. (2) Hasil belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together NHT pada pokok bahasan interaksi sosial pada kelas X di SMA Negeri 14 Semarang.Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi untuk mengumpulkan daftar nama dan nilai semester 1, dan metode tes untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pokok bahasan interaksi sosial antara pengajaran yang menggunakan model pembelajaran ceramah dan model pembelajaran yang menggunakan NHT. Metode analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tes hasil belajar pokok bahasan interaksi sosial dari hasil analisis data menggunakan uji statistik diperoleh yaitu 3,202 dengan taraf signifikan 5% diperoleh yaitu 2,03 (dapat dilihat pada lampiran 23). Karena maka dinyatakan bahwa ada perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan model pembelajaran ceramah dengan model pembelajaran NHT. Hal ini di tunjukkan dengan hasil belajar antara kelas control dan kelas eksperimen yaitu (1) hasil belajar pada aspek kognitif di kelas kontrol pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan interaksi sosial tahun ajaran 2011/ 2012, dengan menggunakan model pembelajaran ceramah siswa merasa jenuh dan mengantuk karena hanya mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru. sehingga rata-rata hasil belajar khususnya pada aspek kognitif mencapai 70,64.(2) hasil belajar pada aspek kognitif di kelas eksperimen pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan interaksi sosial tahun ajaran 2011/ 2012, dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada pembelajaran dengan model NHT ini, siswa juga dapat menyatukan banyak pemikiran dan siswa yang pandai dapat berinteraksi baik dengan siswa yang kurang pandai. Berdasarkan uji t pada kelas ekperimen mengalami peningkatan hasil belajar hal dilihat dari hasil rata-rata tes evaluasi mencapai 76,19. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran NHT lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran ceramah. Saran yang diajukan dalam penelitian ini sebagai berikut: (1)Bagi guru sosiologi disarankan menerapkan model pembelajaran NHT dalam kegiatan pembelajaran karena terbukti pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.(2) Bagi kepala sekolah sebaiknya dapat mengadakan penambahan media dan sarana pembelajaran yaitu LCD, buku paket, dan buku penunjang sosiologi lainya agar dapat meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: model numbered heads together, model ceramah, hasil belajar, mata pelajaran sosiologi
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 05 Jul 2012 03:40
Last Modified: 05 Jul 2012 03:40

Actions (login required)

View Item