Pengembangan Budaya Sekolah Berprestasi (Studi tentang Penanaman Nilai dan Etos Berprestasi pada Peserta Didik di SMA Karangturi Semarang)

Agus Yuliono, 3501407035 (2012) Pengembangan Budaya Sekolah Berprestasi (Studi tentang Penanaman Nilai dan Etos Berprestasi pada Peserta Didik di SMA Karangturi Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Budaya sekolah dibangun dalam proses yang lama seiring perkembangan sekolah dan selalu beradaptasi mengikuti perubahan sosial. Penelitian budaya sekolah ternyata masih kurang dan selama ini penelitian pendidikan lebih banyak hanya berfokus di dalam ruang kelas seperti didaktik dan metodik. Padahal penelitian budaya sekolah telah banyak dilakukan di negara maju dan memberikan kontribusi yang positif terhadap peningkatan prestasi peserta didik. Berlatar belakang diatas, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk budaya sekolah, proses penanaman nilai dan etos berprestasi kepada peserta dan mengetahui implikasi dari pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Karangturi Semarang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode untuk menjamin validitas data yang telah diperoleh. Sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Haberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dan etos budaya sekolah SMA Karangturi dipengaruhi oleh sejarah berdiri dan perkembangannya oleh etnis Tionghoa. Nilai dan etos budaya sekolah SMA Karangturi terwujud dalam slogan, visi, misi, falsafah pembelajaran, dan karakter Patriot. Pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi mengandung empat poin yaitu: keseimbangan antara pembinaan akademik dan nonakademik, penanaman karakter yang bisa dilakukan pada pelajaran muatan lokal maupun masuk setiap pelajaran, budaya mencintai almamater dan pentingnya nilai kerokhanian atau spiritual. Penanaman nilai dan etos berprestasi pada peserta didik di SMA Karangturi dimulai sejak awal masuk yaitu melalui kegiatan orientasi sekolah (Oskar dan Smart camp), melalui proses pembelajaran di kelas, evaluasi belajar, proses pembelajaran di luar kelas (clinical, pagelaran sekolah, dan tour kampus), ekstrakurikuler, penghargaan prestasi, simbol-simbol motivasi dan afirmatif, kecintaan terhadap almamater, membangun keteladanan guru, membangun kerjasama dengan orangtua peserta didik dan seragam patriot sebagai media penanaman budaya berprestasi. Implikasi penanaman pengembangan budaya sekolah berprestasi di SMA Karangturi terdapat dalam input, proses dan output. Prestasi input terwujud dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) dengan berbagai jalur, dipercaya oleh IKARI (Ikatan Alumni Karangturi) menjadi tradisi antargenerasi dalam keluarga untuk studi ke Sekolah Karangturi, dan pemberdayaan saat orientasi sekolah dan pencarian bibit-bibit peserta didik yang berpotensi untuk olimpiade. Prestasi proses adalah dengan pengembangan program sekolah, kerjasama dengan sekolah luar negeri, dan hubungan sosial yang erat antara peserta didik, guru, yayasan, alumni dan orangtua peserta didik. Prestasi output yaitu meraih banyaknya prestasi akademik dan nonakademik dan alumni yang banyak melanjutkan perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri. Simpulan: semangat jiwa wirausaha menjadi inti dari budaya sekolah SMA Karangturi yang dibangun dari sejarah dan perkembangan sekolah terutama dibawa oleh nilai-nilai Tionghoa. Semangat jiwa wirausaha berkembang menjadi tiga nilai dan etos yang dimiliki warga sekolah SMA Karangturi untuk bisa berprestasi yaitu kerja keras, persaingan belajar dan kecintaan terhadap almamater. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah perlunya memberikan sosialisasi budaya sekolah berprestasi sejak awal kepada orangtua peserta didik, menjalankan tata tertib dengan tegas untuk pendisiplinan dan kemandirian, mengembangkan program kepedulian sosial, dan pembelajaran lingkungan (environmental literacy). Fasilitas sarana olahraga dan seni perlu untuk dikembangkan lagi untuk mewadahi seluruh potensi prestasi peserta didik.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Budaya sekolah, Penanaman nilai dan etos, Prestasi
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
H Social Sciences > HM Sociology
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 05 Jul 2012 03:37
Last Modified: 05 Jul 2012 03:37

Actions (login required)

View Item