Hambatan Belajar Dan Upaya Guru Dalam Mengatasi Mata Pelajaran Sejarah SMA Di Pati

Zulia Noranggraini, 3101408071 (2012) Hambatan Belajar Dan Upaya Guru Dalam Mengatasi Mata Pelajaran Sejarah SMA Di Pati. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

SMA di Pati diantaranya SMA N 1 Pati, SMA N 2 Pati, SMA N 3 Pati dan SMA N 1 Kayen. Mata pelajaran Sejarah dinilai kurang begitu menarik, sehingga terkadang siswa kurang memahaminya dan merasa bosan. Pembelajaran sejarah cenderung hanya memanfaatkan fakta sejarah sebagai materi utama. Guru hanya mengajarkan apa yang telah tertulis dalam buku ajar saja, sehingga terkadang siswa kurang memahaminya, dan merasa bosan. Seorang siswa memiliki pengetahuan sejarah tentang suatu peristiwa, tokoh-tokoh, waktu dan tempat terjadinya, tetapi tidak pernah tahu alasan dan semangat yang melatar belakangi peristiwa sejarah. Akibatnya pembelajaran sejarah menjadi kurang bermakna. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah hambatan-hambatan apa sajakah yang mempengaruhi kesulitan belajar sejarah dan implementasi guru dalam mengatasinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hambatan-hambatan apa sajakah yang mempengaruhi kesulitan belajar sejarah dan implementasi guru dalam mengatasinya Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil penelitian di beberapa SMA Negeri di Pati. Informan dalam penelitian ini adalah guru sejarah dari beberapa SMA Negeri di Pati dan perwakilan siswa SMA Negeri di Pati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu (1) wawancara, (2) pengamatan/ observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis yang dilakukan menggunakan analisis model interaktif. Analisis data kualitatif terdiri dari alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan belajar mata pelajaran sejarah SMA Negeri di Pati dilihat dari sudut pandang siswa rata-rata dalam pelajaran sejarah siswa kurang antusias, kurang konsentrasi, dan kurang semangat dalam pembelajaran sejarah, serta ditambah dengan kesulitan menghafal materi pelajaran sejarah yang banyak. Hanya pada materi-materi tertentu saja siswa terkadang tertarik dan ingin tahu. Upaya guru dalam mengatasi hambatan pembelajaran sejarah sudah sangat baik. Mereka melakukan variasi metode agar siswa tidak mengalami kejenuhan dalam mengikuti pelajaran sejarah. Apalagi kurikulum yang dipakai saat ini adalah KTSP maka, dituntut baik siswa maupun guru untuk ikut secara aktif dalam proses pembelajaran, serta dengan adanya media dapat memunculkan semangat dan antusiasme dalam belajar sejarah. Keberhasilan dari upaya guru agar dapat meningkatkan pembelajaran sejarah dengan metode yang bervariatif dan tidak monoton dalam penyampaiannya yang mengakibatkan siswa menjadi aktif bertanya dan slalu bersemangat dalam proses pembelajaran sejarah. Semenjak diberlakukannya KTSP terjadi banyak perubahan dalam menggunakan media. Tidak hanya metode ceramah dan terpusat dengan guru saja akan tetapi menuntut untuk para siswa dalam pelajaran sejarah, seperti presentasi dan diskusi kelompok yang mengajak siswa untuk berpikir kreatif dan mandiri. Hal yang seharusnya dilakukan oleh pihak sekolah yaitu perlunya penyediaan sarana dan prasarana penunjang dalam penggunaan media selain menggunakan LCD. Jadi LCD tidak terus dipakai seperti papan tulis akan tetapi menambah variasi media selain LCD, gambar sejarah, peta dunia dan dokumenter.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Hambatan Belajar, Upaya Guru dan Mata Pelajaran Sejarah
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 05 Jul 2012 03:06
Last Modified: 05 Jul 2012 03:06

Actions (login required)

View Item