Peran Fatayat Nhdatul Ulama Wilayah Demak Dalam Mendorong Keterwakilan Politik Perempuan Pada Pemilu Legislatif Kabupaten Demak 2009


Kasmuri., 3401407009 (2011) Peran Fatayat Nhdatul Ulama Wilayah Demak Dalam Mendorong Keterwakilan Politik Perempuan Pada Pemilu Legislatif Kabupaten Demak 2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Peran Fatayat Nhdatul Ulama Wilayah Demak Dalam Mendorong Keterwakilan Politik Perempuan Pada Pemilu Legislatif Kabupaten Demak 2009] Microsoft Word (Peran Fatayat Nhdatul Ulama Wilayah Demak Dalam Mendorong Keterwakilan Politik Perempuan Pada Pemilu Legislatif Kabupaten Demak 2009) - Published Version
Download (17kB)

Abstract

Politik Perempuan Keterwakilan politik perempuan adalah meningkatnya posisi perempuan di ranah publik termasuk di bidang politik. Peningkatan keterwakilan politik perempuan di parlemen itu tidak terlepas dari bagaimana partisipasi perempuan di dalam politik sendiri mengingat dalam proses demokratisasi. Fatayat NU sebagai salah satu organisasi perempuan dan bagian dari ”civil society” mencoba menumbuhkan kesadaran dari pihak perempuan itu sendiri untuk aktif dalam politik maupun pemerintahan dengan mengembangkan wacana kehidupan sosial yang konstruktif, demokratis dan berkeadilan gender sehingga terciptanya ”civil society” atau suatu tatanan masyarakat yang beradab. Pokok permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah 1) Bagaimana Fatayat NU Kabupaten Demak ikut berperan dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan publik? 2) Faktor- faktor apa saja yang menghambat partisipasi Fatayat NU sebagai organisasi perempuan dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan publik di Kabupaten Demak?adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimana Fatayat NU Kabupaten Demak ikut berperan dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan publik, Untuk mengetahui Faktor- faktor apa saja yang menghambat partisipasi Fatayat NU sebagai organisasi perempuan dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan publik di Kabupaten Demak. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi. Dalam penelitian ini teknik triangulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu peran pertama yang dimainkan oleh Fatayat NU dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan publik yaitu dalam tahapan agenda setting. Kemudian peran kedua yang dimainkan oleh Fatayat NU dalam mempengaruhi kebijakan publik adalah melalui kaderisasi dari Fatayat NU, Kemudian tahapan berikutnya adalah formulasi kebijakan. Pada tahapan selanjutnya yaitu evaluasi kebijakan, Fatayat NU melakukan evaluasi melalui Musrenbang. Fatayat NU dapat berpartisipasi serta berperan aktif dalam pembuatan kebijakan publik dengan melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan program yang dikeluarkan pemerintah selama ini. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa, Peran Fatayat NU dalam mempengaruhi proses pembuatan kebijakan publik di Kabupaten Demak dilakukan dari tahapan yang paling awal yaitu agenda setting, formulasi dan regulasi kebijakan. dan yang paling terakhir adalah evaluasi kebijakan. Dalam tahapan agenda setting Fatayat NU memainkan perannya dengan menyerukan dan mengeluarkan isu-isu strategis untuk menarik perhatian pemerintah agar isu yang dikeluarkan menjadi agenda pemerintah. Kemudian pada tahapan formulasi dan regulasi Fatayat NU berusaha mencari dukungan politik agar isu yang dikeluarkan tersebut dapat diformulasikan menjadi suatu kebijakan ataupun program dari pemerintah. Selanjutnya, terakhir dalam tahapan evaluasi kebijakan, Fatayat NU melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan program yang belum sesuai dengan tujuan dari program dan kebijakan tersebut. Semua peran pada tiap tahapan dilakukan melalui musrenbang dan aktif dalam pemilu maupun pemilu pilkada serta dengan menggalang dukungan politik dari partai politik. Faktor penghambat dalam mempengaruhi pembuatan kebijakan publik adalah masalah dana dan masih terbatasnya kader dari Fatayat NU yang duduk dalam kursi anggota legislatif di Kabupaten Demak. Fatayat NU memanfaatkan kedekatan relasinya dengan salah satu partai politik dan dengan menjalankan program pelayanan dan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mengangkat Fatayat NU menjadi organisasi besar di Demak yang memiliki kekuatan dan pengaruh yang besar dalam pembuatan kebijakan publik. Saran Fatayat NU tetap menjaga eksistensinya di dalam usaha memperjuangkan hak-hak politik perempuan, terus memantau proses politik yang berlangsung di Kabupaten Demak agar tetap berjalan konsisten sesuai dengan koridor demokrasi, tanpa adanya diskriminasi terhadap perempuan, setara dan berkeadilan gender serta diharapkan Fatayat NU Kabupaten Demak pada pemilu berikutnya harus menjalankan benar-benar perannya dan menentukan posisi organisasinya dengan jelas agar arahnya jelas dan tepat. Fatayat NU sebagai leader di antara organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Demak di harapkan mampu menjadi sosok atau figur di dalam memberikan contoh dan penyadaran politik kepada kaum perempuan pada umumnya untuk bangkit dan bersatu di dalam memperjuangkan hak dan aspirasi perempuan agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap kaum perempuan di ranah politik serta memberikan pendidikan politik berupa kajian atau pelatihan yang berspektif gender, advokasi, dan tentang penguatan hak-hak kesehatan reproduksi perempuan, dan lain-lain.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Peran, Fatayat NU,
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 04 Jul 2012 02:56
Last Modified: 04 Jul 2012 02:56
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/12933

Actions (login required)

View Item View Item