Perbandingan Unsur-Unsur Intrinsik dalam La Dot dan Le Protecteur, Dua Cerpen Karya Guy de Maupasant: Tinjauan dari Sudut Pandang Strukturalisme Otonom Robert Stanton

Sollidhita Septieniar Weningtyas Devianti, , 2350406010 (2012) Perbandingan Unsur-Unsur Intrinsik dalam La Dot dan Le Protecteur, Dua Cerpen Karya Guy de Maupasant: Tinjauan dari Sudut Pandang Strukturalisme Otonom Robert Stanton. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

La Dot dant Le Protecteur adalah dua cerpen karya Guy de Maupassant yang memaparkan satu perkara yang sering terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu penipuan. Penulis memutuskan untuk menganalisis perbandingan unsur-unsur intrinsik dalam cerpen La Dot dan Le Protecteur, karena kedua cerpen tersebut, pertama mengetengahkan tema yang bernuansa kemanusiaan, kedua masing-masing bercerita tentang korban penipuan, ketiga, korban penipuan dalam kedua cerpen Maupassant tersebut masing-masing berasal dari golongan borjuis. Keempat, masing-masing korban penipuan yang diceritakan dalam kedua cerpen menampilkan sisi kejiwaan yang cenderung naif namun terbuka kepada siapa saja. Kelima, baik La Dot maupun Le Protecteur keduanya mengkritik kasta sosial tertentu dalam hierarki masyarakat Prancis abad ke-19 (yakni golongan borjuis untuk La Dot, dan golongan gereja untuk Le Protecteur). Hal tersebut yang menjadikan alasan penulis memilih roman ini sebagai objek material. Untuk mengetahui unsur-unsur pembentuk cerpen La Dot dan Le Protecteur, penulis menggunakan teori Robert Stanton mengenai strukturalisme otonom, yang mengkaji unsur-unsur intrinsik berupa tema, tokoh dan penokohan, alur (plot), latar (setting), dan sudut pandang. Oleh karena penelitian ini berpusat pada unsur-unsur intrinsik dalam karya sastra itu sendiri, maka penelitian ini menggunakan pendekatan objektif, agar dapat mengeksploitasi semaksimal mungkin unsur-unsur tersebut, dan dengan menggunakan teknik pustaka untuk memperoleh data sebagai sumber tertulis. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik, yaitu dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang disusul dengan analisis menggunakan kata-kata biasa, bukan dalam bentuk angka, grafik, maupun tabel. Setelah menganalisis roman La Dot dan Le Protecteur, maka penulis mengetahui bahwa roman La Dot dan Le Protecteur mengangkat tema penipuan, perkara yang sering terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerpen La Dot terdiri dari dua tokoh utama dan tiga tokoh tambahan sedangkan dalam cerpen Le Protecteur terdiri dari dua tokoh utama dan satu tokoh tambahan. Jenis alur (plot) yang digunakan adalah alur lurus atau progresif, karena kedua cerpen ini diceritakan secara urut, peristiwa-peristiwa yang dikisahkan bersifat kronologis. Latar tempat yang digunakan penulis adalah desa Boutigny-le-Rebours dan kota Paris. Semua kejadian dituliskan dengan menggunakan sudut pandang persona ketiga; “Dia” Mahatahu.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: cerpen, unsur-unsur intrinsik, strukturalisme otonom
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Perancis (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 02 Jul 2012 04:30
Last Modified: 02 Jul 2012 04:30

Actions (login required)

View Item