Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMP Negeri 2 Banjarharjo Kabupaten Brebes

Tresno Dwi Candra.Suciana,, 2102407158 (2011) Kesulitan Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di SMP Negeri 2 Banjarharjo Kabupaten Brebes. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Sebagian besar siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Banjarharjo mengaku mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran Bahasa Jawa. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar siswa berbahasa Ibu bahasa Sunda. Kesulitan belajar dapat mengganggu proses belajar dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu, kesulitan belajar harus ditemukan agar pembelajaran bahasa Jawa menjadi lebih efektif dan hasil belajar siswa juga menjadi lebih optimal. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah kesulitan belajar yang dialami siswa kelas VII pada mata pelajaran Bahasa Jawa yang meliputi kesulitan belajar pada aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis di SMP Negeri 2 Banjarharjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kesulitan belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Bahasa Jawa yang meliputi kesulitan belajar pada aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kesulitan belajar yang dialami siswa kelas VII pada mata pelajaran Bahasa Jawa yang meliputi kesulitan belajar pada aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis di SMP Negeri 2 Banjarharjo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam. Tahap analisis data dalam penelitian ini meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data dipaparkan secara deskriptif dengan kata-kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran Bahasa Jawa yang meliputi kesulitan belajar pada aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Kesulitan belajar yang dialami siswa pada aspek mendengarkan meliputi kesulitan pada KD mendengarkan percakapan dan mendengarkan berita. Pada KD mendengarkan percakapan dan berita tersebut, siswa kesulitan memahami isi percakapan dan isi berita. Kesulitan belajar yang dialami siswa pada aspek berbicara meliputi kesulitan pada KD bercerita tentang pengalaman pribadi dan berdialog menggunakan unggah-ungguh bahasa yang benar. Siswa kesulitan menyampaikan ide ke dalam bahasa lisan pada saat bercerita tentang pengalaman pribadi dan kesulitan membedakan antara kosa kata bahasa Jawa ngoko dan bahasa Jawa krama pada saat berdialog dengan menggunakan unggah-ungguh bahasa yang benar. Kesulitan belajar yang dialami siswa pada aspek membaca meliputi kesulitan membaca pemahaman teks bacaan berbahasa Jawa, membaca nyaring, membaca indah geguritan dan tembang macapat, dan kesulitan membaca huruf Jawa. Pada KD membaca pemahaman teks bacaan berbahasa Jawa, siswa kesulitan memahami isi bacaan dan kesulitan menentukan ide pokok bacaan. Pada KD membaca nyaring, siswa kesulitan melafalkan kata atau kalimat berbahasa Jawa. Kesulitan yang dialami siswa pada KD membaca indah geguritan adalah kesulitan berekspresi sesuai dengan isi geguritan dan kesulitan membaca geguritan dengan intonasi yang tepat, sedangkan kesulitan siswa pada KD membaca indah tembang macapat adalah kesulitan memahami isi dan mengetahui pesan moral yang ada dalam tembang tersebut. Sementara itu, kesulitan yang dialami siswa pada KD membaca huruf Jawa adalah kesulitan melafalkan kata atau kalimat berhuruf Jawa dan membedakan huruf Jawa. Kesulitan belajar yang dialami siswa pada aspek menulis meliputi kesulitan pada KD menulis cerita pengalaman pribadi, menulis surat pribadi, dan menulis huruf Jawa. Pada KD menulis cerita pengalaman pribadi, siswa kesulitan menerjemahkan tulisan berbahasa Indonesia ke dalam bahasa Jawa. Pada KD menulis surat pribadi, siswa kesulitan membedakan antara bahasa Jawa ngoko dan krama. Sementara itu, kesulitan yang dialami siswa pada KD menulis huruf Jawa adalah kesulitan menulis huruf Jawa dengan menerapkan pasangan dan kesulitan membedakan sandhangan taling dan pepet. Saran yang bisa diajukan berdasarkan penelitian ini yaitu (1) pihak sekolah diharapkan menyediakan kamus bahasa Jawa-Indonesia yang dilengkapi dengan cara membacanya untuk meminimalisir kesulitan belajar siswa; (2) bagi peneliti berikutnya dapat melakukan penelitian lanjutan mengenai solusi dari kesulitan belajar yang dialami siswa, sehingga hasil belajar siswa menjadi lebih optimal dan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: kesulitan belajar, bahasa Jawa
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia
L Education > L Education (General)
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 29 Jun 2012 02:19
Last Modified: 29 Jun 2012 02:19

Actions (login required)

View Item