Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Siswa Kelas V SD Negeri 02 Mandiraja

Muhamad Istaman,, 1404908027 and , (2011) Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Siswa Kelas V SD Negeri 02 Mandiraja. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menyelesaikan soal matematika, tanggung jawab dan aktivitas siswa dalam pembelajaran, sehingga menjadikan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 02 Mandiraja tahun pelajaran 2010/2011 belum maksimal. Pembelajaran selama ini menggunakan metode ceramah dan tugas, sehingga pembelajaran kurang menarik bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mendiskripsikan peningkatan keterampilan guru dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) mendiskripsikan peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran Matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (3) meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas V SD Negeri 02 Mandiraja tahun pelajaran 2010/2011 dengan jumlah siswa 36 orang. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika kelas V SD Negeri 02 Mandiraja. Hal tersebut tersebut dapat dilihat dengan adanya : (1) peningkatan keterampilan guru dalam pembelajaran kooperatif tipe jigsaw meningkat dari siklus I mendapat skor 27 dengan kiteria baik dan pada siklus II mendapat skor 33 dengan kriteria baik sekali; (2) hasil skor rata-rata aktivitas siswa pada kelompok ahli dan kelompok asal pada siklus I sebesar 67 dengan kriteria baik dan pada siklus II sebesar 73 dengan kriteria baik; (3) Rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 62, sedangkan pada siklus II adalah 69. Sedangkan persentase ketuntasan siklus I adalah 24 siswa atau 61% dan pada siklus II adalah 31 siswa atau 86 %. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat: (1) meningkatkan keterampilan guru; (2) meningkatkan aktivitas siswa; (3) meningkatkan hasil belajar matematika. Saran yang dapat digali adalah guru hendaknya memotivasi aktivitas belajar siswa supaya hasil belajar matematika lebih baik. Pemecahannya adalah kegiatan pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: matematika, tipe jigsaw
Subjects: UNSPECIFIED
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 27 Jun 2012 04:29
Last Modified: 27 Jun 2012 04:29

Actions (login required)

View Item