Study Eksperimen Pembuatan Serbuk Instan Labu Kuning (Curcubita Moshata Ex.Poir) Dengan Menggunakan Jumlah Gula Yang Berbeda .

Pramita.Maharani,, 5401406034 (2012) Study Eksperimen Pembuatan Serbuk Instan Labu Kuning (Curcubita Moshata Ex.Poir) Dengan Menggunakan Jumlah Gula Yang Berbeda . Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Study Eksperimen Pembuatan Serbuk Instan Labu Kuning (Curcubita Moshata Ex.Poir) Dengan Menggunakan Jumlah Gula Yang Berbeda .) - Published Version
Download (95Kb)

    Abstract

    Serbuk instan labu kuning merupakan produk yang dibuat degan bahan utama sari buah labu kuning dan gula pasir. Produk ini mempunyai karakteristik berupa serbuk atau butiran halus mudah diseduh dengan air matang baik dingin ataupun panas. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1)Mengetahui perbedaan kualitas minuman serbuk instan labu kuning dengan menggunakan jumlah gula yang berbeda ditinjau dari warna, rasa, aroma dan tekstur, (2)Mengetahui kualitas terbaik minuman serbuk instan labu kuning ditinjau dari warna, rasa, aroma dan tekstur, (3)Mengetahui kandungan betakaroten dalam minuman serbuk instan labu kuning, (4)Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk minuman serbuk instan labu kuning hasil eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah labu kuning, adapun ciri-ciri labu kuning yang digunakan adalah berupa labu kuning jenis bokor yang berdaging tebal dan berwarna oranye dan gula pasir yang berwarna putih bersih. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan bedasarkan ciri- ciri, sifat-sifat atau karakteristik yang sudah diketahui sebelumnya yang merupakan ciri-ciri pokok dari populasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemakaian gula dengan jumlah yang bervariasi yaitu 250 gram, 280 gram, 310 gram. Variabel terikat dalam percobaan ini adalah kualitas minuman serbuk instan labu kuning ditinjau dari karakteristik rasa, warna, aroma dan tekstur. Variabel kontrolnya adalah penggunaan bahan yang sama kecuali jumlah gula yang berbeda, demikian pula peralatan dan proses pembuatan yang dikendalikan sama. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain acak sempurna atau Completely randomized design yaitu perlakuan dikenakan sepenuhnya secara acak lengkap terhadap kelompok-kelompok eksperimen yang bersifat homogen. Metode dan alat pengumpulan data (1) Penilaian subyektif dengan uji inderawi oleh panelis agak terlatih dan uji kesukaan oleh panelis tidak terlatih, (2) Penilaian obyektif dengan uji laboratorium yaitu uji kandungan betakaroten yang dilaksanakan di laboratorium Kimia, Fakultas Teknologi Pertanian Dan Peternakan, Universitas Semarang. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varian (ANAVA) klasifikasi tunggal dan Analisis Deskriptif Presentase. Hasil penelitian meliputi (1)Ada perbedaan kualitas minuman serbuk instan labu kuning dengan penggunaan jumlah gula yang berbeda ditinju dari karaktristik warna, aroma, rasa dan tekstur (kelarutan dalam air, tekstur bentuk serbuk), (2)Produk terbaik minuman instan labu kuning hasil eksperimen adalah sampel A dengan penggunaan gula 250 gram, yaitu dengan warna oranye, rasa manis kurang ideal, aroma sangat tajam aroma labu kuning, tekstur bentuk serbuk tidak menggumpal sangat kering dan tekstur kelarutan dalam air agak cepat larut, (3)Hasil uji laboratorium kandungan betakaroten terhadap minuman serbuk instan labu kuning hasil eksperimen terbaik adalah minuman serbuk instan dengan kode sampel 503 (gula 250 g) yaitu sebanyak 1131,2 μg/100g, (4) Dari hasil uji kesukaan minuman serbuk instan labu kuning yang paling disukai adalah sampel kode 503, dilihat dari jumlah skor yang dipilih panelis. Kemudian saran yang diajukan adalah (1)Minuman instan labu kuning dengan sampel kode 503 (gula 250 gram) dapat disosialisasikan kepada masyarakat karena sampel minuman tersebut disukai oleh panelis, (2)Produk minuman instan labu kuning ini disarankan dikonsumsi oleh balita, lansia dan orang-orang berkebutuhan khusus seperti penderita kekurangan vitamin A (3)Perlu adanya penelitian lanjutan terutama untuk mengetahui kadar air apakah sudah sesuai dengan ketentuan SNI No.-01-4320-1996, dengan persyaratan kadar air pada minuman serbuk instan maksimal adalah 3,0%/bb.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Serbuk instan, labu kuning, gula.
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, S1
    Depositing User: budi santoso perpustakaan
    Date Deposited: 28 May 2012 23:38
    Last Modified: 28 May 2012 23:38

    Actions (login required)

    View Item