Sistem Pengisian Pada Isuzu Panther Tipe Hi-Grade


Stefanus Dedy Kurniawan, 5250307034 (2012) Sistem Pengisian Pada Isuzu Panther Tipe Hi-Grade. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Sistem Pengisian Pada Isuzu Panther Tipe Hi-Grade]
Preview
PDF (Sistem Pengisian Pada Isuzu Panther Tipe Hi-Grade) - Published Version
Download (12kB) | Preview

Abstract

Kebutuhan tenaga listrik dalam setiap mobil bukan hanya mengandalkan arus yang tersimpan dalam baterai, karena kapasitas baterai terbatas dan tidak mampu memberikan suplai arus secara terus-menerus. Untuk memenuhinya, setiap mobil pasti dilengkapi dengan alat pembangkit listrik berupa generator yang berfungsi untuk memberikan tegangan listrik dalam jumlah yang cuklup dalam setiap bagian kelistrikan mobil. Sistem pengisian pada mobil berfungsi untuk mengisi baterai serta memberikan arus yang dibutuhkan pada bagian-bagian kelistrikan selama mesin bekerja Sistem tersebut dinamakan altenator. Ditinjau dari jenis dan cara kerjanya altenator terdiri dari dua macam yaitu altenator tipe point dan altenator tipe IC (Integrated Circuit)Regulator. Sistem pengisian (Charging Sistem) yang diaplikasikan pada mobil Izusu Panther adalah IC Regulator tipe B, dimana hubungan-hubungan komponen dalam menjadi satu kesatuan. IC Regulator menggunakan komponen elektronik, semua komponen tertutup rapi terpasang pada bagian belakang bersama brush (sikat). Altenator rotor bearing diberi grase sebagai pelumasnya dua buah brush (sikat) mengalirkan arus listrik dari baterai melalui dua buah slip ring ke field coil, tujuannya untuk membangkitkan medan magnit (fluks) pada rotor coil. Beberapa gulungan stator dililitkan dalam inti besi yang diisolasi membentuk rangka(frame). Sebuah rectifier terdiri dari 6 buah diode dihubungkan dengan guluingan stator yang berfungsi merubah tegangan bolak-balik (AC) menjadi tegangan searah (DC) yang selanjutnya digunakan sebagai pengisi (charge) baterai dan kebutuhan listrik lainnya. Regulator tipe point maupun tipe IC (Integrated Circuit) mempunyai fungsi dasar yang sama yaitu membatasi tegangan output altenator dengan mengontrol arus field coil yang dialirkan ke rotor coil. Perbedaan pokok dari ke dua tipe tersebut adalah pada pemutusan arusnya, dimana pada IC Regulator pemutusan arusnya dikontrol oleh IC (Integrated Circuit), sedangkan tipe point pemutusan arusnya dikontrol oleh relay.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: pengisian, alternator, arus, IC regulator
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Mesin, D3
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 29 May 2012 00:17
Last Modified: 29 May 2012 00:17
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/12514

Actions (login required)

View Item View Item