Aktivitas Katalis Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA pada Perengkahan Katalitik Jelantah Menjadi Biogasoline.


Taufik Rusdiyanto, , 4350407027 (2012) Aktivitas Katalis Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA pada Perengkahan Katalitik Jelantah Menjadi Biogasoline. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Aktivitas Katalis Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA pada Perengkahan Katalitik Jelantah Menjadi Biogasoline.]
Preview
PDF (Aktivitas Katalis Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA pada Perengkahan Katalitik Jelantah Menjadi Biogasoline.) - Published Version
Download (15kB) | Preview

Abstract

Studi tentang aktivitas katalis Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA pada perengkahan katalitik jelantah menjadi biogasoline telah dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik padatan Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA yang telah dipreparasi, mempelajari pengaruh temperatur reaksi perengkahan minyak jelantah menjadi biogasoline, mengetahui jenis senyawa bahan bakar biogasoline pada temperatur optimum, dan pengaruh karakteristik katalis terhadap produk hasil reaksi. Katalis yang digunakan adalah Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA yang dipreparasi dengan metode impregnasi dengan perbandingan logam Ni:Mo sebesar 1:2. Karakterisasi terhadap katalis meliputi penentuan kandungan logam bimetal Ni-Mo dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), jumlah situs asam dengan metode gravimetri, kristalinitas katalis dengan XRD, dan porositas katalis dengan metode BET. Minyak jelantah sebagai umpan sebelum digunakan diesterkan terlebih dahulu menggunakan basa KOH dan metanol, kemudian direngkah dalam kolom reaktor flow fixed bed yang dioperasikan pada variasi temperatur 400oC, 450oC, 500oC, 550oC, dan 600oC selama 1,5 jam menggunakan katalis Ni-Mo/ZA dan Mo-Ni/ZA. Produk yang dihasilkan dianalisis menggunakan Gas Chromatography dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy. Hasil analisis menunjukkan aktivitas katalis terbesar dihasilkan oleh Ni-Mo/ZA pada temperatur 450oC dengan menghasilkan persen fraksi biogasoline sebesar 95,08691 %. Analisis GC-MS produk kondesat menunjukkan bahwa pada temperatur optimum biogasoline mengandung hidrokarbon C5-C8 sebesar 18,35%. Berdasarkan hasil penelitian, jumlah situs asam dan distribusi logam Ni-Mo merupakan karakteristik padatan katalis logam bimetal yang paling berpengaruh dalam proses perengkahan katalitik minyak jelantah menjadi biogasoline.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Ni-Mo/ZA; perengkahan katalitik; minyak jelantah; biogasoline
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 26 May 2012 10:53
Last Modified: 26 May 2012 10:53
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/12455

Actions (login required)

View Item View Item